Pelindo IV Resmikan Mini Power Plant Berdaya 3 MW di Terminal Petikemas Makassar

Pelindo IV Persero meresmikan Mini Power Plant untuk elektrifikasi alat bongkar muat di Terminal Petikemas Makassar (TPM) berkapasitas 3 Megawatt

Pelindo IV Resmikan Mini Power Plant Berdaya 3 MW di Terminal Petikemas Makassar
TRIBUN TIMUR/MUHAMMAD ABDIWAN
PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) IV (Persero) meresmikan Mini Power Plant untuk elektrifikasi alat bongkar muat di Terminal Petikemas Makassar (TPM) berkapasitas 3 Megawatt (MW) dan menelan investasi Rp 26 miliar, Jumat (1/2/2019). Pembangunan Mini Power Plant di workshop lama area Container Yard (CY) TPM, untuk efisiensi bahan bakar dan peningkatan produktivitas hingga 30 persen. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Muhammad Fadhly Ali

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) IV (Persero) meresmikan Mini Power Plant untuk elektrifikasi alat bongkar muat di Terminal Petikemas Makassar (TPM) berkapasitas 3 Megawatt (MW) dan menelan investasi Rp 26 miliar.

Direktur Utama PT Pelindo IV Farid Padang menuturkan, pembangunan Mini Power Plant di workshop lama area Container Yard (CY) TPM, untuk efisiensi bahan bakar dan peningkatan produktivitas hingga 30 persen.

Elektrifikasi ini merupakan terobosan yang dilakukan perseroan value engineering di era Industri 4.0 yang geliat diimplementasikan tahun ini.

“Selama ini, kami gunakan solar untuk pengoprasian alat bongkar muat di TPM. Dengan adanya Mini Power Plant ini, penggunaan solar akan berkurang sehingga jadi efisien, produktivitas meningkat dan udara lebih bersih atau go green,” kata Farid.

Selain itu, pihaknya juga memanfaatkan surplus daya listrik dari terbangunnya Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) di Kabupetan Sidrap, sebagai salah satu bentuk sinergi BUMN.

Mini Power Plant, kata Farid, membuat perusahaan terkoreksi 70 persen dari solar ke listrik. “Hal ini untuk mendukung program green port yang dicanangkan oleh PT Pelindo IV," katanya.

Konversi solar ke listrik katanya, juga untuk optimalisasi aset untuk semua peralatan bongkar muat di TPM. Serta untuk meningkatkan kelancaran alat dan meminimalisir kerusakan alat di TPM.

Secara eksternal, daya listrik yang dihasilkan bisa juga digunakan oleh masyarakat sekitar jika terjadi pemadaman listrik PLN.

"Minimal 50% dari 3 MW daya yang dimiliki, bisa digunakan masyarakat sekitar jika terjadi pemadaman listrik," katanya.

Farid menyebutkan, total ada lima alat Container Crane (CC) yang akan terelektrifikasi dengan Mini Power Plant berkapasitas daya 3 MW ini.

Menurutnya, Mini Power Plant 3 MW ini adalah pembangkit listrik mini tahap pertama yang dibangun BUMN yang bergerak dibidang jasa kepelabuhanan ini. “Nantinya, kami akan membangun mini power plant lagi dengan daya yang lebih besar,” ujarnya.

Selanjutnya, Pelindo IV akan kembali menyiapkan pembangunan mini power plant tahap berikutnya, yaitu gasifikasi atau mini power plant berbasis gas yang lebih efisien karena mesinnya menggunakan duel fuel. 

Baca: Viral! Kakek 60 Tahun Asal Sinjai Nikahi Wanita 21 Tahun! Begini Kisah dan Segini Uang Panainya?

Baca: Prabowo Subianto Sakit Apa Hingga Tak Hadiri Konsolidasi Nasional PKS? Padahal Semua Caleg PKS hadir

Baca: Terungkap Alasan Rocky Gerung Minta Pemanggilannyaa ke Kantor Polisi Ditunda

Baca: Kakek Asal Sinjai Nikahi Wanita Berusia 21 Tahun! Keluarga Broken Home, Masa Kecil Tika Bikin Sedih

Baca: Masih Berlaku Hari Ini Promo GO-PAY PAYDAY Cashback 50 Persen, Ini Daftar Merchant Resminya

Baca: Presiden AFC dan Exco FIFA Dinobatkan Jadi Raja ke-16 Malaysia

Baca: Klub Top Italia Resmi Dapatkan Kiper Kelahiran Indonesia

Subscribe untuk Lebih dekat dengan tribun-timur.com di Youtube:

Baca: Satu Rumah Ludes Terbakar di Baraka Enrekang

Baca: Benarkah Mantan Manajer Almarhum Olga Syahputra Kini Jatuh Miskin dan Reaksi Mak Vera

Baca: Wajo Diprediksi Tak Diguyur Hujan Hari Ini, Waspada Angin Kencang

Baca: Istri Tua & Istri Muda Bersamaan Jemput Suami di Kantor Ini Terjadi Kemudian Setelah Saling Gigit

Baca: Pelajar Berbonceng Empat Tabrak Truk di Mengkendek Tana Toraja, 1 Meninggal Dunia

Baca: Jumlah Kasus Demam Berdarah di Wajo; RSUD Lamaddukelleng 58 Pasisen, RSUD Siwa 1 Pasien

A

Baca: Alasan Tika 21 Tahun Mau Dinikahi Kakek 60 Tahun di Sinjai, Berapa Uang Panaik dan Penjelasan Tante

Baca: Sudah Ada Kerugian Negara, Tersangka Penjualan Tahura di Bontobahari Bulukumba Belum Ditetapkan

Baca: Bolos, 6 Pelajar di Sengkang Wajo Diciduk Satpol PP

Baca: Puskesmas Marang Tertinggi Tangani Pasien dengan Suspec DBD

Baca: 38 Exhibitor Bakal Ramaikan PI Property Expo 2019 Mal Panakkukang, Berikut Daftarnya

Baca: Inilah Penyebab Saphira Indah Meninggal Dunia Padahal Sedang Hamil, Dikira Biasa Ternyata Berbahaya

 

Penulis: Muhammad Fadhly Ali
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved