Ini Kecamatan di Polman Masuk Zona Merah Endemisitas DBD
Pengelola Program DBD Dinas Kesehatan (Dinkes) Polman, Saldy mengatakan, 21 kasus tersebut berdasarkan data pasien
Penulis: edyatma jawi | Editor: Imam Wahyudi
Laporan Wartawan Tribun Timur, Edyatma Jawi
TRIBUNPOLMAN.COM, POLMAN - Sejak awal Januari 2019, tercatat sebanyak 21 pasien Demam Berdarah (DBD) di Polewali Mandar (Polman).
Pengelola Program DBD Dinas Kesehatan (Dinkes) Polman, Saldy mengatakan, 21 kasus tersebut berdasarkan data pasien yang ditangani di RSUD Polman.
Kata Saldy, sebelas kasus DBD merupakan pasien asal Polman. Sedangkan sisanya merupakan rujukan dari Kabupaten Mamuju.
Dijelaskan, saat ini, Dinkes Polman telah memetakan endemisitas penyebaran DBD.
Wilayah Kecamatan Polewali dan Binuang masuk kategori zona merah. Sementara Kecamatan Wonomulyo digolongkan kategori kuning untuk endemisitas DBD.
"Wonomulyo itu masih zona kuning," jelas Saldy, Jumat (1/2/2019).
Sedangkan untuk wilayah lainnya, kata Saldy masih dikategorikan zona putih. Sebab belum ditemukan kasus DBD di wilayah itu.
"Seperti Tinambung dia masuk zona putih dan Balanipa," jelasnya.