Awal 2019, 10 Orang Meninggal Dunia Akibat DBD
Dari data Dinas Kesehatan Sulsel, kabupaten Pangkep tercatat yang paling banyak angka kematiannya akibat DBD, yakni 5 orang, Makasssar 1 orang,
Penulis: Saldy Irawan | Editor: Nurul Adha Islamiah
"Alhamdulillah Jeneponto tidak ya tidak belum ada laporan lengkap, padahal sudah banjir," katanya.
Selain cuaca, kepadatan penduduk juga sangat mempengaruhi kasus DBD, karena kebersihan lingkungannya tidak sehat.
Menangani DBD ini kata Bahtiar, harus diperbaiki dari hulu, atau mencari pemicu hadirnya nyamuk malaria.
Seperti di contohkan Bahtiar, joroknya suatu lingkungan peumahan, tidak punya pembuangan, dan tempat sampah. Jika berbicara soal lingkungan pastinya ditangani oleh Dinas Lingkungan Hidup, dan pembenahan infrastruktur seperti drainase ada di Dinad Pekerjaan Umum.
"Kami akan mengundang stakeholder yang berkaitan untuk berbicara dengan ini kita akan duduk bersama mengantisipasi lonjakan penyakit DBD," tambahnya.
Untuk mencegah hadirnya sarang nyamuk malaria, sebagai pemicu DBD ini yakni meminimalisir terjadinya genangan genangan air yang ada di pemukiman.
Data DBD Dinkes Sulsel :
Maros
* Suspek (gejala) : 63
* Kasus : 45
* Kematian : 1
Soppeng
* Suspek (gejala) :
* Kasus 27
* Kematian : 2
Sidrap
* Suspek (gejala)
* Kasus : 12
* Kematian
Luwu
* Suspek (gejala) :4
* Kasus
* Kematian
Tana Toraja
* Suspek (gejala) : 3
* Kasus 1
* Kematian
Jeneponto
* Suspek (gejala) :17
* Kasus: 12
* Kematian
Palopo
* Suspek (gejala) :
* Kasus 12
* Kematian
Bantaeng
* Suspek (gejala)
* Kasus :11
* Kematian