Atas Nama Appi-Cicu, Yuzril Ihza Mahendra Gugat UU Pilkada ke MK, Apa Hubungannya Danny Pomanto?

Atas Nama Appi-Cicu, Yuzril Ihza Mahendra Gugat UU Pilkada ke MK, Apa Hubungannya Danny Pomanto

Atas Nama Appi-Cicu, Yuzril Ihza Mahendra Gugat UU Pilkada ke MK, Apa Hubungannya Danny Pomanto?
Kompas.com
Yusril Ihza Mahendra 

Atas Nama Appi-Cicu, Yuzril Ihza Mahendra Gugat UU Pilkada ke MK, Apa Hubungannya Danny Pomanto

TRIBUN-TIMUR.COM, JAKARTA - Ihza & Ihza Law Firm, kantor pengacara profesional milik Yusril Ihza Mahendra, sejak akhir tahun lalu, ternyata mendaftarkan gugatan UU Pilkada ke Mahkamah Konstitusi (MK) di Jakarta.

Materi Gugatan hukum terkait sengketa hasil Pemilihan Wali kota Makassar didaftar kantor pengacara yang beralamat di Lantai 19, Tower 88, Kota Kasablanka, Jakarta Pusat itu, atas nama peserta tunggal Pilwali Makassar, Munafri Arifuddin dan dr Rachmatika Dewi (Appi-Cicu).

Informasi pendaftaran gugatan sengketa hasil ini diperoleh Tribun dari salah seorang pengacara di Izha & Ihza Law Firm.

Baca: Rocky Gerung Sebut Pembebasan Abu Bakar Baasyir Termasuk Deretan Hoax Pemerintahan Jokowi, Kacau

Baca: 7 Transfer Update: Persib Bandung Beri Kejutan ke Pemain Asing, Gimana Persija, PSM, PSIS & MU?

Baca: ILC TV One Terbaru, Kok Rocky Gerung Garuk Kepala saat Debat Panas Mardani Ali Sera-Kapitra Ampera?

Baca: Fakta-fakta Praka Nasruddin Prajurit TNI Tewas Korban KKB Papua, Cara Negara Perlakukan Keluarganya

Baca: Lihat Isi Mobil Dinas Bupati Cantik Luwu Utara, Kenapa Tidak Ada Atribut Capres Prabowo Subianto?

Informasi ini juga dibenarkan salah seorang kerabat Munafri Arifuddin, M Rahma Juniar, di Makassar, Rabu (29/1/2019).

Media online nasional Detik.com, Selasa (29/1/2019), juga sudah melansir berita ini, dan menulis kutipan salinan gugatan yang diajukan ke MK.

Menyatakan frase 'pemilihan berikutnya' dalam Pasal 54D ayat 2 jo ayat 3 dan 4, UU Pilkada tidak mempunyai hukum mengikat," demikian mohon Appi-Cicu dalam berkas yang dikutip detikcom, Selasa (29/1/2019).

Pasal yang dimaksud berbunyi:

Ayat 2
Jika perolehan suara pasangan calon kurang dari sebagaimana pada ayat (1), pasangan calon yang kalah dalam pemilihan boleh mencalonkan lagi dalam pemilihan berikutnya.

Ayat 3
Pemilihan berikutnya sebagaimana dimaksud pada ayat 2, diulang kembali pada tahun beriikutnya atau dilaksanakan sesuai dengan jadwal yang dimuat dalam peraturan perundang-undangan.

Halaman
1234
Penulis: Abdul Azis
Editor: Mansur AM
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved