Dinas Kebudayaan Makassar Gelar Seminar, Bahas Penetapan Hari Kebudayaan
Seminar tersebut akan dilaksanakan di Gedung Museum Kota Makassar, Jl Balaikota, Makassar, Rabu esok (30/1/2019).
Penulis: Wahyu Susanto | Editor: Nurul Adha Islamiah
Laporan Wartawan Tribun Timur, Wahyu Susanto
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Dinas Kebudayaan Kota Makassar berencana akan melaksanakan seminar untuk membahas penentapan tanggal Hari Kebudayaan.
Seminar tersebut akan dilaksanakan di Gedung Museum Kota Makassar, Jl Balaikota, Makassar, Rabu esok (30/1/2019).
Kepala Dinas Kebudayaan Kota Makassar, Hj Sittiara Kinang mengatakan, pihaknya tengah menggagas untuk mencari hari kebudayaan Kota Makassar yang akan dirayakan setiap tahunnya.
Baca: Tes Narkoba Bagi Calon Pengantin, Ini Komentar Kasi Bimas Islam Kemenag Wajo
Baca: Waspada Banjir dan Pohon Tumbang! Hujan Deras dan Angin Kencang Berlangsung 3 Hari ke Depan
Baca: INNALILLAH, Aktivis Kelahiran Sinjai Rahman Tolleng Meninggal Dunia, Rocky Gerung Berduka
"Nanti kita lihat di seminar besok di Gedung Museum Kota Makassar dihasilkan itu apakah Hari Budaya atau Hari Kebudayaan Kota Makassar," ujar Kadis Kebudayaan Kota Makassar, Hj Sittiara Kinang ditemui disela Rakorsus Kota Makassar di Hotel Four Points, Selasa (29/1/2019).
Dalam seminar besok lanjut Sittiara Kinang, akan mengundang berbagai pihak terkait membahas hari kebudayaan yang nantinya diterapkan.
Diantaranya adalah Sejarawan, Budayawan, Akademisi, Kelompok-kelompok yang respek dengan kebudayaan, bahkan mahasiswa.
"Tentu kita berharap dari narasumber ini akan membedah hari-hari bersejarah di Kota Makassar. Dalam seminar itu akan dicari tahu, tanggal berapa yang tepat," papar Sittiara.
Ia menambahkan, alasan untuk mencari dan menetapkan hari kebudayaan lantaran banyaknya masyarakat yang membawa budaya mereka ke Makassar.
Apalagi diketahui, Sulawesi Selatan terkenal dengan banyak suku di dalamnya semisal Bugis Makassar, Mandar hingga Toraja yang dibawah ke Kota Makassar.
Alasan itulah mendorong Dinas Kebudayaan Kota Makassar untuk nantinya menetapkan hari kebudayaan kemudian dikemas dalam bentuk parade.
"Jadi nanti ketika hari budaya telah diterapkan, kita akan tampilkan dalam bentuk parade. Bukan cuman Bugis Makassar yang akan kita tampilkan, tapi misalnya ada Tionghoa, ada Jawa, pokoknya masyarakat yang punya perkumpulan di Kota Makassar," jelasnya.
Adapun nantinya jika telah ditentukan hari kebudayaan dalam seminar tersebut, Walikota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto secara resmi akan mencanangkannya.
"Jadi kalau sudah ditetapkan di seminar ini, nanti kita minta pak Wali Kota untuk membuat acara lagi dan pencanangan tanggal itu," pungkas Kadis Kebudayaan Kota Makassar, Sittiara Kinnang.
Baca: Siswa dari 3.531 Sekolah Dipastikan Tak Bisa Ikut SNMPTN 2019, Jangan Khawatir Masih Ada SBMPTN
Baca: 91 Rumah Rusak, TNI-Polri di Sidrap Turun Bantu Korban Angin Kencang
Baca: Bonceng Kotak Suara, Petugas PPK Tanrilili Maros Tabrak Sapi
Subscribe untuk Lebih dekat dengan tribun-timur.com di Youtube:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/kadis-kebudayaan-kota-makassar-hj-sittiara-kinang-vb.jpg)