Banjir, Proses Belajar Mengajar Sejumlah Sekolah di Jeneponto Lumpuh
Sejumlah sekolah di jeneponto nampak tidak ada aktivitas belajar mengajar, Kamis (24/1/2019)
Penulis: Ikbal Nurkarim | Editor: Suryana Anas
Laporan Wartawan TribunJeneponto.com, Ikbal Nurkarim
TRIBUNJENEPONTO.COM, BINAMU - Sejumlah sekolah di jeneponto nampak tidak ada aktivitas belajar mengajar, Kamis (24/1/2019)
Pantauan TribunJeneponto.com, beberapa sekolah siswanya sibuk membersihkan sisa-sisa lumpur dan material akibat banjir seperti yang terlihat di SMK 1 Jeneponto.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Jeneponto Nur Alam Basir saat dikonfirmasi TribunJeneponto.com via telfon menyebutkan tidak ada instruksi libur sekolah.
"Kita tidak keluarkan instruksi libur sekolah," katanya
"Namun, bisa kita lihat kondisi sekolah pasca banjir ada rusak parah, ada tergenang lumpur dan ada juga pagarnya roboh, seperti di SMK 1 Jeneponto, sehingga tidak memungkinkan proses belajar mengajar berlangsung" jelasnya.
Terkait jumlah sekolah rusak akibat banjir Disdikbud Jeneponto itu mengatakan sementara pendataan.
"Jumlah sekolah yang rusak akibat banjir kita belum tahu pasti, sementara kita rapat dengan pihak terkait untuk mendapat jumlah sekolah yang rusak, nanti kita akan rilis," tandasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/pagar-sekolah-sd-122-tamanroya-jeneponto-roboh-akibat-banjir.jpg)