BREAKING NEWS: Korban Banjir, Ini yang Dibutuhkan 468 Warga Perumahan BTN Kodam 3 Makassar
Selain itu, masih ada pula sejumlah warga yang enggan mengungsi, utamanya yang memiliki rumah berlantai dua.
Penulis: Amiruddin | Editor: Imam Wahyudi
Laporan Wartawan Tribun Timur, Amiruddin
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Sebanyak 468 warga Perumahan BTN Kodam mengungsi di masjid Perumahan Grand Rahmani Residence, Jl Poros Paccerakkang, Kelurahan Katimbang, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Rabu (23/1/2019).
Masjid tersebut letaknya sekitar 500 meter dari Perumahan BTN Kodam 3 Makassar.
Ketua Rukun Warga (RW) di perumahan tersebut, Peltu H Abdul Karim mengatakan selain di masjid yang memang merupakan posko pengungsian, warga lainnya mengungsi ke rumah kerabat, rumah susun, dan tempat yang lebih aman lainnya.
Selain itu, masih ada pula sejumlah warga yang enggan mengungsi, utamanya yang memiliki rumah berlantai dua.
"Di masjid ini ada 468 warga yang mengungsi. Warga kami mengungsi sejak subuh kemarin," kata H Abdul Karim, saat ditemui di posko pengungsian.
Di posko tersebut, kata dia, pengungsi mendapat bantuan dari sejumlah pihak, seperti Dinas Sosial Kota Makassar, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Kesehatan, TNI dan Polri, sejumlah organisasi relawan, dan lainnya.
"Alhamdulillah, sudah ada beberapa bantuan yang diterima warga di sini dari berbagai relawan maupun dermawan lainnya. Yang paling dibutuhkan saat ini seperti makanan, obat-obatan, pakaian, kebutuhan bayi dan wanita, serta air bersih," ujarnya.
Pantauan tribun-timur.com, ketinggian air di BTN Kodam 3 Makassar mencapai pinggang orang dewasa.
Bahkan, titik paling timur perumahan itu, ketinggian air mencapai 170 cm.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/komda3lah.jpg)