Aman Gak Sih Pakai Cairan Anti Bocor Pada Ban Motor? Begini Penjelasan Produsen Ban

Aman Gak Sih Pakai Cairan Anti Bocor Pada Ban Motor? Begini Penjelasan Produsen Ban

Editor: Waode Nurmin
Otomotifnet.com
Aman Gak Sih Pakai Cairan Anti Bocor Pada Ban Motor? Begini Penjelasan Produsen Ban 

TRIBUN-TIMUR.COM - Cairan anti Bocor saat ini mudah ditemui di mana-mana.

Salah satunya di toko yang menjual ban motor, biasanya cairan anti Bocor dijual sebagai pelengkap.

Cairan anti Bocor ini dikatakan bisa mencegah terjadinya kebocoran di ban motor.

Baca: Sulselbar Diprediksi Hujan dan Berangin Kencang Hingga Sabtu, Gelombang Laut Tinggi

Baca: Jalan Poros Bungoro Pangkep Masih Tergenang, Tapi Sudah Bisa Dilewati

Baca: 24 Januari 2019 akan Bebas, Inilah Permintaan Ahok Tiap Kali Dijenguk di Mako Brimob

Hal tersebut karena cairan anti Bocor diklaim memiliki formula khusus yang bisa menutup lubang yang disebabkan oleh paku yang menancap di ban.

ilustrasi Cairan anti bocor dimasukan kedalam ban
Dok Motorplus
 

Lalu aman enggak sih penggunaan cairan anti Bocor ini?

"Saat ini tidak ada pabrikan ban motor yang merekomendasikan cairan anti bocor, karena diindikasikan bisa mengganggu kinerja ban saat digunakan," ujar Jimmy Handoyo, Technical Service & Development Dept. Head PT Suryaraya Rubberindo Industries selaku produsen FDR Tire kepada MOTOR Plus-online.com (22/1/2019).

Jimmy juga mengatakan, cairan anti Bocor bisa menimbulkan masalah pada ban dan pelek motor.

"Pernah ada kasus bagian dalam ban itu seperti tergerus atau pecah-pecah karena memakai cairan anti Bocor," jelasnya.

Baca: Bulog Siapkan 20 Ton untuk Korban Banjir Sulsel

Baca: Jl Perintis Kemerdekaan Makassar Banjir, Sejumlah Motor Mogok

Baca: Jalan Raya Pendidikan Makassar Masih Tergenang

"Ada juga kasus yang bikin bagian dalam pelek jadi berkerak atau berkarat karena penggunaan cairan tersebut," tutup Jimmy.

Jadi, bisa dikatakan penggunaan cairan anti Bocor di ban motoritu tidak disarankan ya sob.

Ban Bocor Akibat Karat

Mungkin pernah mengalami ban bocor tanpa sebab, tapi terdapat lubang kecil di ban dalam. Bukan karena ada setan yang nusuk ban dalam. Itu kemungkinan tertusuk karat pelek yang sudah mulai banyak.


Walapun sudah terdapat pelindung karet yang terbuat dari karet ban dalam dengan ukuran yang kecil seperti tali G-string, ternyata kurang bisa melindungi ban dalam dari pecahan kerak karat yang runcing.

Berikut tips buat pelek yang masih menggunakan pelek jari-jari kaleng alias besi yang sudah mulai banyak terdapat kerak karat, kata Dedi Ahmad Setiawan, penasehat dari Honda Karisma Club Kuningan (HKCK).

Baca: ILC TV One Semalam, Fadli Zon Putar Rekaman Jokowi dan Reaksi Ali Ngabalin Minta Ini ke Karni Ilyas

Baca: WASPADA Hujan Lebat & Angin Kencang Potensi Sampai 26 Januari 2019, BMKG Imbau 7 Bahaya Dampaknya

Baca: Sempat Dikabarkan Hilang dan Kena Sanksi, Wakil Bupati di Indonesia Ini Ternyata Lagi Keliling Eropa

Baca: Dimana & Jam Berapa Ahok Bebas Besok? Polisi Sampai Siapkan Skenario Antisipasi Gangguan Keamanan

Dengan memperbesar perlindungan karet yang terdapat di pelek, bisa meminimalisir kebocoran akibat tertusuk kerak karat yang runcing.

Untuk bikinnya sediakan 2 ban dalam bekas, yang ukurannya sesuai lingkar pelek yang digunakan di motor. Gunting bagian atas secara membusur agar ban bisa terbelah. Ratakan sisi ban dalam sejajar bibir pelek, menggunakan gunting atau pisau agar bisa rapi. Setelah itu, masukkan ban dalam yang baru atau yang sudah lama dalam kondisi baik.

Dilanjut pasangkan ban luar, lalu pompa. Dengan begitu karat yang berada di dalam permukaan pelek sekarang terperangkap dan ban dalam terlindungi oleh lapiasan ban dalam yang tadi dibuat, jelas Dedi, sapaan akrab bikers asal Jakarta ini.

Jadi, intinya tinggal memperlebar ban dalam yang biasanya kecil. Agar karat yang terdapat di pelek tidak langsung bergesekan dengan ban dalam. Semoga membantu, bro. (motorplus-online.com)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved