Korupsi Sanggar Lorong, Jaksa Jebloskan Gani Sirman ke Lapas

"Berna kami terima tahap dua tadi. Kedua tersangka langsung kita tahan," kata Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Makassar, Andi Helmi.

Korupsi Sanggar Lorong, Jaksa Jebloskan Gani Sirman ke Lapas
TRIBUN TIMUR/SALDY
Kepala Dinas Koperasi Makassar, Gani Sirman 

Korupsi Sanggar Lorong, Jaksa Jebloskan Gani Sirman ke Lapas

Laporan wartawan Tribun Timur Hasan Basri

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Kejaksaan Negeri Makassar kembali menahan Mantan Kepala Dinas Koperasi dan UKM Pemerintah Kota Makassar Gani Sirman dan Kepala Bidang UKM, Enra Efni, Rabu (16/1/2019).

Keduanya dijebloskan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 1 Makassar setelah resmi menerima tahap dha penyerahan tersangka dan barang bukti dari penyidik Kepolisian Daerah Sulsel.

Baca: Pendaftaran Beasiswa Bidikmisi 2019, Cek Cara dan Persyaratannya

Baca: Pendaftaran Relawan Demokrasi Sidrap Berakhir Besok

Baca: TRIBUNWIKI: Profil Jagoan Saham dari Unismuh Ashabul Khahfi, Punya Saham di Waskita dan BRI Syariah

"Berna kami terima tahap dua tadi. Kedua tersangka langsung kita tahan," kata Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Makassar, Andi Helmi Adam kepada Tribun.

Menurut Andi Helmi kedua tersangka bakal ditahan selama 20 hari ke depan untuk kepentingan pemberkasan sebelum dilimpahkan ke Pengadilan.

Pemberkasan ini mulai dari penyusunan materi dakwaan yang akan dibacskan di muka persidangan hingga penunjukan Jaksa Penuntut Umum."Kewenangan Kejaksaan 20 hari pertama;" ujarnya.

Baca: Benarkah Jokowi Bukan Lulusan SMAN 6 Surakarta? Ini Penjelasan Kepala Sekolah

Baca: Ikan Kembung Ternyata Lebih Bergizi dari Ikan Salmon, Bikin Panjang Umur

Gani Sirman dan Enra sebelumnya ditetapkan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sulsel sejak beberapa bulan lalu, tepatnya 2018 tahun lalu.

Keduanya ditetapkan sebagai tersangka dalamkasus dugaan korupsi pengadaan barang persediaan Sanggar Kerajinan Lorong-Lorong Kota Makassar Dinas Koperasi dan UKM Kota Makassar.

Diketahui, kasus dugaan korupsi ditemukan kerugian negara kurang lebih Rp448.914.250 pada proyek pengadaan sanggar kerajinan lorong melalui APBD Makassar 2016 dengan pagu anggaran sebesar Rp1.025.850.000.(*)

Lebih dekat dengan Tribun Timur, subscribe channel YouTube Kami: 

Follow juga akun instagram official Kami: 

 

Penulis: Hasan Basri
Editor: Hasrul
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved