Peserta MPL Season 3 Dilarang Pakai Hero Mobile Legends Ini, Berikut Penjelasannya

MPL Season 3 ini menarik perhatian ratusan tim untuk bertarung demi mendapatkan gelar tim Mobile Legends terbaik di Indonesia.

Peserta MPL Season 3 Dilarang Pakai Hero Mobile Legends Ini, Berikut Penjelasannya
Youtube
MPL–Indonesia Season 3 

TRIBUN-TIMUR.COM - Kompetisi game seluler terbesar dan juga paling bergengsi di Indonesia, bahkan di Asia Tenggara, yakni Mobile Legends Professional League – Indonesia (MPL–Indonesia), Season 3, telah dimulai, Selasa (15/1/2019).

MET, organisasi pengelola turnamen eSports terbaik di Asia,  menjadi penyelenggara kompetisi terbesar di awal tahun ini, yang pasti lebih besar dan spektakuler.

Turnamen ini hadir kembali untuk mencari tim Mobile Legends terbaik di Indonesia.

Dengan total prize pool sebesar US$120.000 (atau setara hampir dengan Rp 1,7 Miliar), MPL Season 3 ini menarik perhatian ratusan tim untuk bertarung demi mendapatkan gelar tim Mobile Legends terbaik di Indonesia.

Baca: Turnamen Mobile Legends Professional League-Indonesia Season 3 Dimulai

Baca: Badang Hero Mobile Legend dengan Kekuatan Tinju: Ini Daftar Kehebatan dan Cara Savage

Babak utama MPL Season 3 ini akan diikuti oleh 12 tim terbaik di Indonesia. Enam tim terbaik di MPL Season 2 lalu berhak mendapatkan undangan langsung ke turnamen utama.

Sementara enam sisanya harus diperebutkan di fase kualifikasi.

Beberapa tim terbaik di antaranya seperti EVOS, RRQ, Louvre, dan lainnya akan berkompetisi menjadi yang terbaik tahun ini.

Dari banyaknya hero Mobile Legends, hanya satu yang tidak boleh digunakan pemain di kompetisi itu, yaitu Badang.

Diungkapkan Lius Andre, Indonesia eSports Manager Moonton, hero Badang yang dirilis secara resmi pada hari ini, Selasa (15/01/2019), akan dilarang digunakan sampai 2 minggu di MPL Season 3.

Baca: Skill Badang Hero Mobile Legends Asal Malaysia Bikin Lawan Gentar, Begini Penjelasannya

Baca: Menang Terus saat Solo Rank di Mobile Legends Bukan Hal Mustahil, Begini Caranya

Ada beberap alasan pelarangan itu, di antaranya menghindari bug yang bisa saja mempengaruhi jalannya permainan.

Biasanya, hero yang baru keluar masih terdapat bug sehingga untuk mencegah hadirnya bug di tengah-tengah pertandingan, panitia memilih untuk melarang penggunaan hero itu sementara.

Apabila Badang benar-benar dilarang penggunaannya selama 2 minggu setelah dirilis, maka hero tersebut bisa jadi tidak bisa digunakan pada babak final dari kualifikasi yang diadakan pada  24-27 Januari 2019.

Badang adalah hero yang diambil dari tokoh pahlawan Malaysia.

Hero ini memiliki skill andalan yang menghasilkan damage besar ke lawannya, yakni Qigong Fist yang memungkinkan hero untuk mengumpulkan kekuatan dan memukulkannya ke arah depan.

(*)

Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved