6 Hal Prabowo Subianto & Sandiaga Uno 'Obok-obok' Basis Jokowi, dari Alasan hingga Gatot Geram
Pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno "obok-obok" basis Jokowi dan Maruf Amin.
"Di sana ada pelatihan untuk tim yang turun ke desa misalnya bagaimana cara mendekati masyarakat di desa-desa karena yang kita tuju itu masyarakat desa," kata dia.
3. Karangan bunga PDIP
Diberitakan TribunSolo.com, Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno, Djoko Santoso berkomentar terkait pengiriman bunga ucapan selamat dari PDI Perjuangan (PDI-P).
Mantan Panglima TNI itu mengatakan, tidak apa-apa PDI-P mengirimkan bunga saat peresmian Posko BPN Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno di Jalan Letjen Suprapto, RT 3 RW 8 Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo.
"Oh gak papa, itu menunjukkan peradaban yang dia pertontonkan, supaya kita mati, iya kan," terang dia kepada TribunSolo.com, Jumat (11/1/2019).
"Kita lihat saja, rakyat sudah pinter kok, adanya media sosial (medsos), HP, jangan dipikir rakyat tidak pintar," ungkap dia menambahkan.
Baca: Astaga! Artis Ternama yang Terlibat Prostitusi Ternyata Hamil, Siapa Dia?
Baca: 6 Hal Prabowo Subianto & Sandiaga Uno Obok-obok Basis Jokowi, dari Alasan hingga Gatot Geram
Baca: 3 Model Digerebek Jual Diri di Kamar Hotel, Terciduk saat di Ranjang
Plh Sekretaris PAC PDI-P Banjarsari, Heni Prihartoyo menjelaskan, jika pengiriman bunga berisi selamat atas diresmikannya Posko BPN Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno di lingkungan RT 3 RW 8, sementara Posko PDI-P untuk Pemenangan Pemilu 2019 di RT 2 RW 6.
"Benar itu dari kami, jadi sebagai tetangga yang baik dan teman bertanding dalam Pileg dan Pilpres 2019," jelasnya.
Untuk diketahui, sebelum diresmikan, karangan bunga yang dibawa petugas partai tiba di Posko BPN Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno, Jumat (11/1/2019) pukul 08.20 WIB.
Dari pengamatan TribunSolo.com, karangan bunga berwarna merah itu bertulisakan "Selamat Atas Peresmian Kantor Pusat BPN Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno, dari Posko Pemenangan Pileg dan Pilpres PDI-P Banjarsari.
4. Foto Gatot Nurmantyo
Mantan Panglima TNI Jenderal Purn Gatot Nurmantyo geram merasa dicatut untuk mendukung Posko Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Solo.
Sebab, fotonya dipasang di baliho di Posko BPN Prabowo Sandi di Solo tersebut tanpa seizin dirinya.
Gatot Nurmantyo pun meminta agar baliho berisi fotonya di Posko BPN Prabowo Sandi di Solo itu diturunkan.
Menurut Gatot Nurmantyo, dirinya tidak pernah diminta persetujuan maupun diminta izin terkait pemasangan foto dirinya tersebut.