Prostitusi Artis

Misteri Siapa Artis Inisial AC, TP, RF, ML & BS? Mucikari Akui Artis yang Tawarkan Diri Buat Dijual

Artis inisial AC, TP, BS, ML dab RF jadi 5 dari total 45 artis yang ada di dalam daftar 'jualan' mucikari.

Misteri Siapa Artis Inisial AC, TP, RF, ML & BS? Mucikari Akui Artis yang Tawarkan Diri Buat Dijual
Instagram
Misteri Siapa Artis Inisial AC, TP, RF, ML & BS? Mucikari Akui Artis yang Tawarkan Diri Buat Dijual 

Misteri Siapa Artis Inisial AC, TP, RF, ML & BS? Mucikari Akui Artis yang Tawarkan Diri Buat Dijual

TRIBUN-TIMUR.COM -  Masyarakat dibuat geger dengan kasus Prostitusi Online melibatkan Artis. 

Setelah nama Vanessa Angel, kini masyarakat heboh mencari tahu inisial artis yang resmi dirilis polisi kemarin. 

Artis Inisial AC, TP, BS, ML dab RF jadi 5 dari total 45 artis yang ada di dalam daftar 'jualan' mucikari. 

Saking penasarannya netizen, kata kunci Artis inisial AC bahkan nangkring di posisi atas Google Trends Indonesia, Jumat (11/1/2019).

Baca: 1 Pencuri Handphone di Pinrang Diringkus Saat Nongkrong di Warnet

Baca: Keren, Sidrap Raih Piala Adipura Ketiga

Baca: Menebak Artis Inisial AC, TP, GS, ML dan RM terlibat Jaringan Prostitusi, Bukti Percakapan Muncikari

Dua mucikari sudah resmi ditetapkan sebagai tersangka.

Penyidik Ditreskrimsus Polda Jatim akhirnya mengungkap inisial lima artis yang terlibat jaringan prostitusi online yang disidiknya.

Lima inisial artis anggota jaringan prostitusi online ini adalah AC, TP, BS, ML dan RF.

Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan mengatakan inisial lima artis ini otentik sesuai dengan data yang diperolehnya.

"Sudah ada buktinya ada lima nama artis yang diduga berkaitan dengan kasus prostitusi ini," ujarnya saat doorstop di Gedung Rupatama Mapolda Jatim, Kamis (10/1/2019).

Luki menjelaskan untuk menguatkan hal itu maka pihak Kepolisian kini tengah mempersiapkan data otentik terkait prostitusi artis ini.

"Dalam waktu dekat yang bersangkutan (Lima Artis) diduga terlibat prostitusi akan dipanggil untuk memperkuat penyidikan ini," ungkapnya.

Baca: Hotman Paris Buat Cewek Rusia Klepek-klepek, Ini Senjata Rahasianya, Pengakuan Blak-blakan si Cewek

Baca: VIDEO: Tuntut Rekannya Dilepas, Puluhan Warga Pandang-pandang Serbu Mapolres Jeneponto

Baca: Lantik 3 Kepala MTsN, Kepala Kemenag Enrekang: Pejabat Tidak Boleh Gaptek

Ditambahkannya, penyidik Ditreskrimsus Polda Jatim bekerjasama dengan pihak Perbankan menelusuri rekening koran milik dua tersangka Mucikari, Endang (37) dan Tantri (28).

"Sudah kami pastikan barang bukti yang itu rekening koran untuk menguatkan penyidikan kasus prostitusi," pungkasnya.

Ada 45 Artis dan 100 Model

Vanessa Angel tertangkap melakukan transaksi prostitusi online di hotel Surabaya, Sabtu (5/1/2019). (Dok. Tribunnews)
Dengan terungkapnya lima artis yang masuk jaringan prostitusi online ini berarti menyisakan 38 nama lain yang belum terungkap.

Sebelumnya, polisi telah menangkap dua artis lain yakni Vanessa Angel dan Avriellia Shaqqila di sebuah hotel di Surabaya saat melakukan praktek prostitusi.

Sebelumnya, Polda Jatim telah mengantongi nama 45 artis dan 100 model yang terlibat dalam jaringan prostitusi yang kini ditanganinya.

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Luki Hermawan menyatakan dari 45 artis dan 100 model tersebut, dua diantaranya sudah diperiksa (Vanessa Angel dan Avriellia Shaqqila), sementara lainnya menyusul.

"Nama-nama sudah kami pegang semuanya, tarifnya juga sudah ada, sesuai dengan tingkat kepopulerannya," terang Luki Hermawan saat menjelaskan kasus prostitusi online yang melibatkan artis dan model, Senin (7/1/2019).

Tarif dari sederet artis dari posisi tersebut yakni sekitar mulai dari Rp 25 juta, Rp 80 juta Rp 100 juta hingga lebih dari Rp 300 juta.

Luki Hermawan mengungkapkan, untuk jaringan dari dua mucikar Endang (37) dan Tantri (28) asal Jakarta Selatan, ternyata telah mencakup hampir seluruh daerah di Indonesia.

Data yang diperoleh dari Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jatim menyebutkan, hasil pengembangan yang dilakukan ternyata seluruh konsumennya dari prostitusi yang menyediakan para artis dan model Indonesia berasal dari hampir seluruh kota di Tanah Air.

Bahkan, ada pula konsumen yang berasal dari luar negeri.

"Kalau dilihat, ini konsumennya dari semua kota, tergantung pesanannya. Bahkan di luar negeri juga ada, kami dapatkan data dari luar negeri," kata Luki Hermawan, Kapolda Jatim saat konfresi pers di mapolda Jatim, Senin (7/1/2019).

Oleh karena itu, Luki Hermawan mengaku, pihaknya tengah mendalami kasus itu dengan memanggil satu persatu saksi untuk dimintai keterangan.

Bahkan, masih ada beberapa orang yang tengah diburu personelnya.

Sayangnya, Luki enggan menyebutkan secara detail berapa total dan identitas dari orang yang telah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) itu.

"Ini merupakan jaringan yang cukup besar, nanti kami panggil satu per satu orang-orang yang terlibat dalam jaringan, kami sudah punya foto-fotonya, sudah punya nama-namanya," pungkasnya.

Baca: Selain Kopi, Menteri Amran Kucurkan Bantuan Kentang Dukung DAS Citarum Bersih dan Harum

Baca: Kronologi Pak Dosen Berduaan dengan Mahasiswi di Kosan Digrebek Istri & Anak, yang Terjadi Kemudian

Baca: Tim PSM Segera Latihan, Marc Klok Kembali ke Makassar

Lantas, bagaimana pembayaran atau transaksi yang dilakukan bila pelanggan berada di luar negeri?

Luki menegaskan, transaksi yang dilakukan dua tersangka maupun korban dan pelanggan menggunakan transfer atau digital.

Sebelum melakukan hubungan intim, para pelanggan diwajibkan membayar Down Payment (DP) sebesar 30 persen dari total tarif yang dipatok.

"Semuanya menggunakan digital, pembayarannya pun digital, uang dimuka 30 persen, setelah itu sisanya," beber Luki Hermawan.

Luki Hermawan mengungkapkan, untuk pembagiannya fee antara mucikari dan aris atau model, masih mendalami penyidik.

Namun, hasil terbaru yang diperolehnya menyebutkan bila uang yang diperoleh dibagi rata antara artis atau model maupun mucikari .

"Masing-masing orang punya pembagiannya, kayak kemarin ada, kepada ininya (artis) langsung Rp 35 juta, sisanya dibagi-bagi," sebut Luki Hermawan.

Artis Minta Dicarikan Pelanggan

Belakangan terungkap, artis yang terlibat Prostitusi Online di bawah mucikari ES justeru diminta oleh sang artis langsung untuk 'dijual'.

Salah satu tersangka kasus prostitusi online yang melibatkan artis mengaku tidak pernah menawarkan jasa prostitusi kepada kalangan artis.

Dia justru menyebut, banyak kalangan artis yang meminta tolong dirinya untuk dicarikan " user".

"Kebanyakan para artis yang meminta. Saya tidak pernah menawarkan. Saya hanya membantu saja," kata mucikari ES kepada wartawan di Mapolda Jawa Timur, Kamis (10/1/2019).

ES sendiri ditetapkan tersangka dalam kasus prostitusi online yang melibatkan artis peran VA.

ES disebut yang mengawal VA di Surabaya Sabtu pekan lalu, hingga akhirnya aksi artis VA digerebek polisi di sebuah hotel.

Dari ponsel ES, polisi mendeteksi 45 jaringan artis yang dibawahi ES. Dari jumlah itu, hanya lima oknum artis yang dicurigai polisi masih aktif bertransaksi, yakni AC, TP, GS, ML, dan RF.

Direktur Resort Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Jawa Timur, Kombes Akhmad Yusep Gunawan, menambahkan, dalam pembagiannya, mucikari ES mendapatkan 15 persen dari total nilai transaksi.

"Beberapa persen masih dibagi lagi dengan mucikari lainnya selaku penghubung," jelasnya.

Saat digerebek berpraktik di sebuau hotel Surabaya, artis VA disebut dibanderol dengan harga Rp 80 juta. Dalam rangkaian penggerebekan, polisi juga mengamankan model berinisial AS yang sepakat dengan user dengan harga Rp 25 juta.

Lebih dekat dengan Tribun Timur, subscribe channel YouTube kami: 

Follow juga akun instagram official kami: 

ii

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mucikari ES: Kebanyakan Para Artis yang Minta Dicarikan "User" ", https://regional.kompas.com/read/2019/01/10/21020751/mucikari-es-kebanyakan-para-artis-yang-minta-dicarikan-user.

Editor: Rasni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved