VIDEO: Hujan Intesnsitas Sedang Guyur Kabupaten Barru
Hujan mengguyung Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan (Sulsel), Kamis, (10/1/2019) pukul 13.30 Wita.
Penulis: Akbar | Editor: Suryana Anas
Laporan Wartawan TribunBarru.com, Akbar HS
TRIBUNBARRU. COM, BARRU - Hujan mengguyung Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan (Sulsel), Kamis, (10/1/2019) pukul 13.30 Wita.
Pantauan TribunBarru.com, di Andi Iskandar Unru, Kecamatan Barru, hujan intensitas sedang ini disertai hembusan angin.
Hujan yang mengguyur Barru sudah terjadi dalam dua hari terakhir pasca banjir bandang yang terjadi pada Jumat (28/12/2018).
Baca: Jalanan Menuju Kampus STAI DDI Pangkep Berlubang
Baca: Hotman Paris Kaget Wawancara Eks Mucikari Artis Robby Abbas, Ungkap Pria Hidung Belang dari Pejabat
Baca: Ini Penyebab Aset Abu Tours Belum Bisa Dibagikan ke Jemaah
Baca: Nasdem Sinjai Jadikan Survei LSI Sebagai Motivasi Buat Kader
Baca: Jarang Terjadi! Acara Malam Mappacci Putra Nurdin Abdullah, Pertemukan SYL dan Amin Syam
Baca: Cari Tahu Melempemnya Industri Maritim Sulsel, Ikatan Alumni Teknik Unhas Adakan Tudang Sipulung
Baca: Hujan Berpotensi Guyur Kabupaten Wajo Sejak Pagi Hingga Sore
Baca: Ketua Bawaslu Pangkep: Dirut Perusda Sulsel Tidak Terbukti Melanggar
Baca: Lowongan Kerja BUMN Bulog, Lulusan SMK D3 & S1, Tutup 13 Januari, Buruan Daftar Online di Link Ini
Baca: Resmob Polsek Panakkukang Bekuk DPO Curas
Kepala Seksi Kepala Seksi Kesiap-siagaan BPBD Barru, Abdul Muhaemin Hasan mengutarakan, cuaca di Barru akan cenderung mengalami hujan hingga Februari mendatang.
"Secara global itu, sampai akhir Februari akan cenderung seperti ini (hujan) terus. Hal itu berdasarkan informasi dari BMKG," kata Muhaemin kepada TribunBarru.com, saat dihubungi melalui via telepon.
Oleh karena itu, Muhaemin mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati dengan kondisi cuaca saat ini.
"Apalagi, yang perlu diwaspadai itu saat pertengahan bulan ini. Karena biasanya bulan purnama itu air pasang, jadi jika ditambah dengan hujan akan berbahaya jadi masyarakat perlu mewaspadai itu," tuturnya.
Khusus masyarakat pesisir, kata Muhaemin, diminta agar dapat memperhatikan atau membatasi aktivitasnya.
"Jika waktu hujan turun dan sudah deras serta berkepanjangan, kami harap masyarakat pesisir pantai untuk tidak memaksakan diri beraktivitas (waspada) di laut. Hal itu demi menghindari adanya korban bencana," tandasnya.
Baca: Survei LSI Sebut PSI Bakal Gagal, Watum DPD PSI Wajo Optimis Raih Suara Melenial
Baca: Hari ini, Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani Hanya Punya Satu Agenda
Baca: TP PKK Gowa Mulai Lakukan Monitoring PKK Kecamatan
Baca: Pihak Vanessa Angel Blak-blakan soal Kuasa Hukum Mundur, Saling Klaim Ini
Baca: Hari Ini, Listrik Padam 7 Jam di Maros, Ini Lokasinya
Baca: Siapa Salah? Pria Ini Kritis di Rumah Sakit Gara-gara Dikerok Istri Tetangga & Penjelasan Polisi
Subscribe untuk Lebih dekat dengan tribun-timur.com di Youtube:
Jangan lupa follow akun instagram tribun-timur.com
Baca: Jarang Terjadi! Acara Malam Mappacci Putra Nurdin Abdullah, Pertemukan SYL dan Amin Syam
Baca: Video : Ritual Mappaccing Mentan Amran Sulaiman Jelang Pernikahan Putra Bungsu Gubernur Sulsel
Baca: Siapa Salah? Pria Ini Kritis di Rumah Sakit Gara-gara Dikerok Istri Tetangga & Penjelasan Polisi
Baca: Tahun Ini, Pep Guardiola Target Manchester City Raih 4 Trofi
Baca: Ini Alasan BPJS Tak Bayar Klaim RSUD Bulukumba Rp 12 Miliar
Baca: Cari Tahu Melempemnya Industri Maritim Sulsel, Ikatan Alumni Teknik Unhas Adakan Tudang Sipulung