Warga Batu Bolong Sidrap Tidak Pernah Mencoblos, PPK Kecamatan Pitu Riase Lakukan Ini

Dua anggota PPK yakni Nurmia dan Ahmad Mappinessa langsung turun melakukan kroscek ke lokasi.

Warga Batu Bolong Sidrap Tidak Pernah Mencoblos, PPK Kecamatan Pitu Riase Lakukan Ini
M Haris/Tribunsidrap.com
Mendengar kabar masih ada warga di Dusun Batu Bolong Desa Compong Kecamatan Pitu Riase yang tidak pernah mencoblos, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kecamatan Pitu Riase langsung bertindak. 

Laporan Wartawan TribunSidrap.com M Haris Syah

TRIBUNSIDRAP.COM, PITU RIASE - Mendengar kabar masih ada warga di Dusun Batu Bolong Desa Compong Kecamatan Pitu Riase yang tidak pernah mencoblos, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kecamatan Pitu Riase langsung bertindak.

Dua anggota PPK yakni Nurmia dan Ahmad Mappinessa langsung turun melakukan kroscek ke lokasi. PPK turun bersama Ketua Panitia Pemungutan Suara (PPS) Hambali Duha.

Tiba di Dusun Batu Bolong, pihak PPK dan rombongan di sambut Kepala Dusun Batu Bolong, Baba. Dalam pertemuan terungkap bahwa memang sebelumnya ada warga di Dusun tersebut yang tidak mencoblos karena mereka terdata sebagai warga Kabupaten Wajo.

Baca: Melayat, Kapolres dan Dandim Ikut Usung Jenazah Warga Arateng Sidrap

Baca: Giliran Foto-foto Vanessa Angel Tanpa Busana (Bugil) di Hotel Beredar, ini Fakta-faktanya!

Baca: Universitas Bosowa Terima Izin Pembukaan Prodi PPKN

"Dulu kami disini memang ada sekitar 20 orang, tapi semua terdaftar sebagai warga Kabupaten Wajo," jelas H Hasan, warga yang mengaku saat ini ingin pindah domisili di Kabupaten Sidrap.

Hal sama juga diakui oleh Kepala Dusun Batu Bolong, Baba. Ia mengakui untuk saat ini sisa dua orang belum memiliki KTP Sidrap.

"Sisa Pak Haji (H Hasan, red) dan satu orang lagi yang belum ber KTP disini. Cuma kendalanya memang karena dia terdaftar di Wajo. Jadi harus dicabut dulu datanya disana untuk pindah," katanya.

Menanggapi hal itu, pihak PPK Kecamatan Pitu Riase Nurmia mengaku siap memfasilitasi jika ada kendala.

"Untuk yang mau pindah domisili, kalau ada keluarga di Wajo bisa minta tolong untuk diuruskan pencabutan datanya. Kalau disini nanti kita fasilitasi," jelas Nurmia.

Untuk yang warga yang belum mengambil KTP supaya segera menyelesaikan pengambilan KTP nya sebelum pencoblosan.

"Karena KTP itulah nanti yang akan digunakan untuk mencoblos. Makanya harus segera diaktifkan. Karena dari data yang ada semua sudah terdata di DPT," tandasnya.

Subscribe untuk Lebih dekat dengan tribun-timur.com di Youtube:

Jangan lupa follow akun instagram tribun-timur.com

(*)
Penulis: M haris syah
Editor: Nurul Adha Islamiah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved