Dilirik Dinas Pariwisata Wajo, Lihat Kondisi Pantai Bangsalae
Terlepas dari itu semua, Pantai Bangsalae yang acap dijadikan tempat mandi-mandi tersebut kotor dan kurang terawat.
Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan | Editor: Imam Wahyudi
Laporan wartawan TribunWajo.com, Hardiansyah Abdi Gunawan
TRIBUNWAJO.COM, WAJO - Pantai Bangsalae yang berada di kawasan Pelabuhan Bangsalae Siwa, Kecamatan Pitumpanua, Kabupaten Wajo acap dijadikan tempat rekreasi bagi sebagian masyarakat.
Olehnya, Dinas Pariwasita pun melirik Pantai Bangsalae sebagai salah satu destinasi wisata di Kabupaten Wajo. Terlepas dari itu semua, Pantai Bangsalae yang acap dijadikan tempat mandi-mandi tersebut kotor dan kurang terawat.
Seperti pantaun Tribunwajo.com pada Minggu (06/01/2019). Banyak sampah berserakan di pinggir pantai tersebut. Tampak tak pernah dibersihkan. Bahkan, airnya pun kadang keruh dan cenderung kehitaman.
Padahal, banyak anak-anak yang sedang berenang bersama keluarganya di Pantai Bangsalae.
"Kotor di sini, banyak sampah. Kalau darimi berenang, biasa sampahnya nabuang saja," kata salah seorang masyarakat, Musran yang ditemui Tribunwajo.com.
Menurutnya, banyak orang yang biasa menghabiskan akhir pekannya di Pantai Bangsalae bersama keluarga. Sebab, tak ada biaya yang mesti dikeluarkan alias gratis.
Selain mandi-mandi, para pengunjung juga bisa menikmati sarabba' atau aneka jus maupun kudapan ringan. Ada beberapa tempat penjaja sarabba' di kawasan Pelabuhan Bangsalae. Tak hanya menyajikan minuman dan makanan ringan, pengunjung juga bisa berkaraoke ria.
Pantai Bangsalae menjadi pilahan menghabiskan sore, meski tak ada sunset atau matahari tenggelam. Sebab, laut menghadap ke timur. Pantai Bangsalae juga sering dijadikan spot memancing.
Terlepas dari potensi dan masalah yang ada, Dinas Pariwisata Kabupaten Wajo menjanjikan bakalan mengucurkan dana untuk Pantai Bangsalae. Belum jelas berapa jumlah pastinya.
Namun menurut Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Wajo, Andi Darmawangsa, dana tersebut berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Dinas Pariwisata tahun anggaran 2019. Jumlah keseluruhan DAK tersebut mencapai Rp 3,2 M.
"Ada tiga objek wisata yang akan kita poles menggunakan DAK, yakni situs Tosora, Air Terjung Awota, dan Pantai Bangsalae Siwa," kata Andi Darmawangsa beberapa waktu lalu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/bangkslae.jpg)