Aktivitas Subduksi Banda, Maluku Tenggara Barat Diguncang Gempa 5,7 SR

Gempa mengguncang Kabupaten Maluku Tenggara Barat, Jumat (4/1/2019) siang

Tribunnews.com
Innalillah, musibah Gempa Bumi kembali terjadi di Indonesia. 

TRIBUN-TIMUR.COM-Gempa mengguncang Kabupaten Maluku Tenggara Barat, Jumat (4/1/2019) siang

Dilansir melalui Twitter @infoBMKG, gempa mengguncang dengan kekuatan 5,7 skala richter pada pukul 1:22 WIB.

Baca: Angin Kencang Terjang Sejumlah Pondok Wisata di Ammani Pinrang

Baca: Hotman Paris Gebrak Meja di Depan Chikita Meidy: Baru Kali ini Ada Tamu Menghina Hotman Paris

Baca: Video Gelombang Tinggi di Dermaga Pangkajene

Baca: Sumbangan Dana Kampanye Nihil, Dosen STAI Al Gazali: Sulit Dipercaya

Baca: Sumbangan Dana Kampanye Nihil, Dosen STAI Al Gazali: Sulit Dipercaya

Pusat gempa berada di kedalaman 139km Barat Laut Maluku Tenggara Barat dengan kedalaman 118 km.
Gempa ini tidak menimbulkan tsunami.

Baca: IMPS Marioriawa Gotong Royong Bersihkan Puing Jembatan Gantung

Baca: Kejutan Bursa Transfer, Teco ke Bali United / Madura United, Rakic ke PSM, Persib, Persija, Arema?

Baca: Temui Danny, Kalapas Makassar Bawakan Roti Produk Warga Binaan

Baca: Dibackup Polda Sulsel, Timsus Polsek Rapocini Amankan Tiga Pelaku Begal

Baca: VIDEO : Tanggapan Pengunjung Soal Tarif Jembatan Kaca Patung Yesus Buntu BurakeTana Toraja

Baca: Sepekan Hujan Terus Turun di Pangkep, Dermaga Pangkajene Tergenang

Baca: Maia Estianty Bahas Soal Karma saat Ditanya Soal Kehidupan Ahmad Dhani Kini, Ini Videonya

 

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono menjelaskan, hasil analisis BMKG menunjukkan infromasi awal gempabumi ini berkekuatan M=5.7 yang selanjutnya dilakukan pemutakhiran menjadi M=5,6.

Episenter gempabumi terletak pada koordinat 6,68 LS dan 130,46 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 170 km arah Barat Laut Kota Saumlaki, Kabupaten Maluku Tenggara Barat, Propinsi Maluku pada kedalaman 129 km.

"Dengan memerhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi menengah akibat aktivitas Subduksi Banda,"dilansir dari akun instagram @infobmkg

Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi di wilayah Laut Banda ini, dibangkitkan oleh deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan dari struktur sesar oblique normal (mendatar - turun).

Guncangan gempabumi ini dilaporkan dirasakan di Saumlaki II-III MMI.

Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut.

Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi tidak berpotensi tsunami.

Hingga pukul 13.50 WIB, Hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock).

Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Gempa di Mamasa dan Jayapura

Sebelum gempa di Maluku Tenggara Barat, Mamasa di Sulawesi Barat diguncang gempa pada dini hari, sekitar pukul 02.44 WIB dengan kekuatan 3.4 SR

Pusat gempa berada di 2.8 LS-119.48 BT (8 Km BaratLaut Mamasa-SULBAR) pada kedalaman 5 km dan getarannya terasa di III MMI di Mamasa.

Selain Mamasa, Kota Jayapura, Papua juga diguncang gempa 4,2 SR pada pukul 16.15 WIB.

Pusat gempa berada di 2.46 LS-140.55 BT (13 Km TimurLaut JAYAPURA-PAPUA) dengan kedalaman 10 km.

Gempa ini dirasakan di Sentani dan Heram.(*)

 Subscribe untuk Lebih dekat dengan tribun-timur.com di Youtube:

Jangan lupa follow akun instagram tribun-timur.com

(*)

Baca: Resmi Diluncurkan di Indonesia, Ini Spesifikasi Lengkap dan Harga OPPO R17 Pro

Baca: Sudah Dua Pekan Kapal Nelayan Sapuka Tangayya Pangkep Tertahan, Butuh Makanan

Baca: Video Hujan Uang Bikin Heboh, Polda Jatim Ungkap Faktanya, Polisi Segera Ambil Tindakan Tegas

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved