Antisipasi Sejak Dini, Pasokan dan Harga Cabai Bawang saat Natal Hingga Tahun Baru Aman Terkendali
Janji pemerintah untuk mengamankan pasokan dan harga pangan strategis pada momentum Hari Raya Natal tahun ini ternyata terbukti.
“Tentu kami tidak menafikkan bahwa ini adalah hasil kerja tim pemerintah bersama stakeholder terkait. Ada Kemendag, Bulog, Satgas Pangan, dinas, pedagang, petani dan lain-lain. Semuanya all out mengawal stabilitas pangan,” ujar Direktur Jenderal Hortikultura Suwandi menimpali.
Menurut data Direktorat Jenderal Hortikultura Kementan, pasokan cabai besar periode Desember 2018 mencapai 105.915 ton dengan perkiraan kebutuhan 97.519 ton.
Bulan Januari 2019 pasokan 73.872 ton dengan perkiraan kebutuhan 51.596 ton.
Pasokan ke pasar Jabodetabek mencapai 40 ton/hari untuk cabai merah keriting dan 50 ton/hari untuk cabai rawit merah.
Cabai dipasok dari sentra Cianjur, Garut, Sumedang, Tasikmalaya, Bandung, Temanggung, Magelang, Wonosobo, Banjarnegara, Blitar, Kediri hingga Banyuwangi.
“Pasokan bawang merah periode Desember 2018 mencapai 92.840 ribu ton sementara kebutuhan 78.451 ton. Bulan Januari pasokan diprediksi meningkat 135.966 ton dengan kebutuhan 77.825 ton. Untuk Jabodetabek kebutuhan rata-rata Desember 2018 sebanyak 7.267 ton dan Januari 2019 sebanyak 6.937 ton. Pasokan bawang merah berasal dari Brebes, Kendal, Demak, Pati, Indramayu, Cirebon, Majalengka, Garut, Bojonegoro, Probolinggo, Nganjuk hingga Solok,” kata Direktur Jenderal Hortikultura Suwandi.
Baca: Tekan Impor Sayuran, Kementan Serius Kejar Target Swasembada Bawang Putih
Baca: Kementan Dorong Bantaeng Menjadi Sentra Bawang Putih Nasional
Lebih jauh, Direktur Jenderal Hortikultura Suwandi mengatakan pemantauan harga di tingkat petani rata-rata di kisaran Rp 16.411 untuk bawang merah, cabai merah keriting Rp 18.434 dan cabai rawit Rp 21.319.
Harga tersebut tidak berbeda jauh dengan akhir tahun lalu, di mana selama Desember 2017 harga rata-rata di tingkat petani untuk bawang merah Rp 12.922, cabai merah keriting Rp 23.132, dan cabai rawit Rp 17.166.
“Ini mengindikasikan bahwa dalam kurun waktu dua tahun ini, harga cabai dan bawang selalu stabil saat Natal maupun tahun baru,” katanya.
Buktinya, ucap Direktur Jenderal Hortikultura Suwandi, harga per kilogram cabai dan bawang di Pasar Induk Kramat Jati Jakarta periode 1 sampai 31 Desember 2018 terpantau stabil jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Rerata harga cabai besar Rp. 24.161 hampir sama dengan periode yang sama tahun 2017 lalu Rp 24.137.
Kemudian, harga cabai rawit Rp 23.935 per kg lebih tinggi dari tahun lalu Rp 21.224.
Harga bawang merah sepanjang Desember Rp 19.339, sementara tahun lalu Rp 12.517. Bawang Putih bertengger stabil di harga Rp 12.581, nyaris sama dengan tahun lalu Rp. 12.327.
"Kenaikan bawang merah sifatnya sementara karena Januari nanti akan disusul panen raya. Petani bawang merah menikmati harga baik setelah sebelumnya jatuh," jelasnya.
Begitu juga dengan harga di tingkat retail pasar DKI Jakarta terpantau stabil rendah yaitu bawang merah Rp 29.683 per kg, cabai merah keriting Rp 32.529 dan untuk cabai rawit Rp 37.112.