Tahanan Polres Luwu Masuk Islam karena Sering Dengar Khutbah Jumat

Saat ditemui di Polres Luwu, Muhammad Yusuf mengaku mendapat hidayah karena sering mendengar khutbah Jumat dari ruang tahanan

desy/tribunluwu.com
Tahanan kasus pencurian dengan pemberatan, Passang (57), saat dibimbing mengucapkan syahadat di Masjid Al Ikhlas Polres Luwu, Jl Merdeka Selatan, Desa Senga Selatan, Kecamatan Belopa, Luwu, Selasa (25/12/2018) malam. 

Laporan Wartawan TribunLuwu.com, Desy Arsyad

TRIBUNLUWU.COM, BELOPA - Tahanan kasus pencurian dengan pemberatan Polres Luwu, Passang (57), memilih memeluk agama Islam.

Passang yang mendapat nama baru Muhammad Yusuf, mengucapkan dua kalimat syahadat di Masjid Al Ikhlas Polres Luwu, Jl Merdeka Selatan, Desa Senga Selatan, Kecamatan Belopa, Luwu, Selasa (25/12/2018) malam.

Saat ditemui di Polres Luwu, Muhammad Yusuf mengaku mendapat hidayah karena sering mendengar khutbah Jumat dari ruang tahanan

"Saya memilih berhijrah setelah saya sering dengar khutbah Jumat di Polres. Perasaan saya senang dan hati saya sejuk kalau mendengarkan ceramah dan orang mengaji di masjid," ujarnya.

Dalam mengucapkan syahadatk Passang dibimbing langsung oleh Ketua Persamil Luwu, Tasrum.

Menurut, Humas Polres Luwu, Aiptu Nadhirin, mengatakan jika Muhammad Yusuf masuk jadi tahanan pada 29 November 2018.

"Jadi kurang berapa hari lagi mau sebulan dia jadi tahanan Polres Luwu. Dia (Muhammad Yusuf) tahanan pencurian berat," ujarnya.

Proses penyembutan syahadat Muhammad Yusuf ini juga disaksikan langsung oleh Kapolres Luwu, AKBP Dwi Santoso.

Penulis: Desy Arsyad
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved