Nurdin Abdullah Fokus Infrastruktur di 2019, OJK Proyeksi Kredit di Atas 10%

Sektor Infastruktur masih jadi bagian penting dalam membangun perekonomian di Sulawesi Selatan

Nurdin Abdullah Fokus Infrastruktur di 2019, OJK Proyeksi Kredit di Atas 10%
TRIBUN TIMUR/MUHAMMAD FADLY ALI
Kepala OJK Sulampua, Zulmi 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Muhammad Fadhly Ali

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Sektor Infastruktur masih jadi bagian penting dalam membangun perekonomian di Sulawesi Selatan sesuai arah kebijakan Gubernur Nurdin Abdullah.

Hal tersebut jadi pertimbangan utama pertumbuhan kredit yang dipatok Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 6 Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampua) bisa tumbuh di kisaran 10 persen hingga 13 persen pada 2019 mendatang.

Kepala OJK RO 6, Zulmi menuturkan, langkah Pemprov Sulsel dengan lima program utama, salah satunyaa infrastruktur sangat tepat menjadi kunci kemajuan perekonomian daerah.

Menurutnya, dengan membangun infastruktur seperti jalan dari kota utama ke wilayah daerah penghasil produksi komoditas akan sangat membantu sektor produksi.

Produksi ini pada akhirnya membutuhkan akses permodalan yang perujung pada permintaan kredit. "Kami optimis dengan target tersebut. Ini sesuai dengan target yang dicanangkan pusat juga," katanya.

Sedangkan untuk Dana Pihak Ketiga, Zulmi memproyeksi bakal tumbuh 8 persen hingga 10 persen tahun depan.

Terkait landainya pertumbuhan kredit hingga Oktober 2018, Zulmi melihat, sumber pembiayaan dari perusahaan pembiayaan yang menyuguhkan ragam produk kian massif didekati debitur.

"Sebut saja Pegadaian yang telah mengucurkan pembiayaan hingga Rp 3,2 triliun. Ini salah saru yang membuat kredit bank landai, atau tumbuh tapi tidak signifikan," ujarnya.

Seperti diketahui, penyaluran kredit perbankan tercatat tumbuh 5,59 persen year on year (yoy) menjadi Rp 118,25 triliun, terdiri dari kredit modal kerja Rp 44,86 triliun, kredit investasi Rp 20,19 triliun, dan kredit konsumsi Rp 53,19 triliun.

Berdasarkan sektor lapangan usaha, pertumbuhan kredit tertinggi ke sektor Perantara Keuangan tumbuh 40,30 persen (yoy), sektor Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial 36,69 persen (yoy), dan sektor Pertanian, perburuan dan Kehutanan 28 persen yoy.

Adapun pada sektor bukan lapangan usaha, kredit untuk pemilikan rumah tinggal dan kredit lainnya tumbuh tinggi masing-masing 13,63 persen (yoy) dan 27,90 persen (yoy). (*)

Baca: VIDEO: Pangdam XIV Hasanuddin Pastikan Natal Aman

Baca: Asset Gelar Yasinan Untuk Korban Tsunami Lampung dan Banten

Baca: 7 Fakta Dylan Sahara Istri Ifan Seventeen Ternyata Punya Kaitan Prabowo Subianto & Fadli Zon?

Baca: Daftar 7 Pemain yang Dilepas PSM Makassar, Lihat Juga 10 Pemain Incaran PSM di Bursa Transfer Liga 1

Baca: Umat Katolik di Toraja Utara Ibadah Misa Natal Doakan Korban Bencana Alam

Baca: Lama Bungkam, Akhirnya Mantan Pelatih Persib Bandung Mario Gomez Angkat Bicara soal Pemecatannya

Baca: BMKG Rilis Potensi Angin Kencang di Wilayah Sulbar

Baca: Daftar 7 Pemain yang Dilepas PSM Makassar, Lihat Juga 10 Pemain Incaran PSM di Bursa Transfer Liga 1

Baca: 7 Fakta Dylan Sahara Istri Ifan Seventeen Ternyata Punya Kaitan Prabowo Subianto & Fadli Zon?

Lebih dekat dengan Tribun Timur, subscribe channel YouTube kami: 

Follow juga akun instagram official kami: 

Baca: Jemaat Ibadah Natal Gereja Bukit Hermon Tusan Mamasa Membeludak

Baca: 20 Ucapan Selamat Natal 2018 & Tahun Baru 2019: Kirim Via WA, IG dan FB Untuk Orang Tercinta

Baca: Mahasiswa STKIP Pembangunan Indonesia Makassar Mayoritas Asal Provinsi NTT dan Mamasa

Penulis: Muhammad Fadhly Ali
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved