500 Ribu Penderita Baru Kanker Serviks di Indonesia, ini Pesan Dokter Spesialis

Ketua Departemen Obstetri dan Ginekologi Fakultas Kedokteran Unhas, Prof dr Syahrul Rauf memaparkan materi kanker serviks

500 Ribu Penderita Baru Kanker Serviks di Indonesia, ini Pesan Dokter Spesialis
Fahrizal/Tribun Timur
Ketua Departemen Obstetri dan Ginekologi Fakultas Kedokteran Unhas, Prof dr Syahrul Rauf memberi materi pada Seminar Sehari Penyakit Kanker, di DP Hall, Jl Amirullah Makassar, Jumat (21/12/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Fahrizal Syam

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Yayasan Kanker Indonesia atau YKI Cabang Sulawesi Selatan menggelar seminar sehari Penyakit Kanker, di DP Hall, Jl Amirullah Makassar, Jumat (21/12/2018).

Ketua Departemen Obstetri dan Ginekologi Fakultas Kedokteran Unhas, Prof dr Syahrul Rauf SpOGK memaparkan materi kanker serviks memaparkan bahaya kanker mematikan itu.

"Menurut data WHO, jumlah penderita kanker serviks terus meningkat di dunia secara signifikan, ini jadi tantangan kita," ungkap Syahrul Rauf.

Baca: Malam Tahun di Kota Makassar? Ini Jalan yang Ditutup dan Lokasi Parkir yang Disediakan

Baca: Sering Gunakan Bilik Asmara Bersama Suami, Inneke Koesherawati Ungkap Apa Saja Barang di Dalamnya

Baca: Bahlil Lahadalia Sebut Penentu Kemenangan Jokowi-Maruf di Sulawesi Adalah Sulsel

"Data ini menjdikan kanker adalah penghalang terbesar untuk menigkatkan harapan hidup," kata dia.

Sementara itu di Indonesia, lanjut Syahrul, setidaknya terdapat 500 ribu kasus baru penderita kanker serviks.

"Di Indonesia, jumlah kasus baru ada sekitar 500 ribu, dan 50 persen terjadi kematian. Di Indonesia 52 juta perempuan terancam kanker serviks karena beberapa faktor," terangnya.

Untuk itu, Syahrul meminta msyarakat untuk lebih peduli terhadap bahaya kanker, dengan tak segan atau takut memeriksakan diri jika merasa mengalami gejala kanker.

"Kebanyakan penderita biasanya baru mau memeriksakan diri ketika sudah memasuki fase yang parah. Untuk itu kami sarankan ke masyarakat agar selalu memperhatikan kondisinya dan tak segan memeriksakan diri," pesannya. 

 Seminar sehari ini diikuti ratusan orang dari Tim Penggerak PKK Kota Makassar, organisasi wanita Aisyiyah Muhammadiyah, dan Muslimat Nahdlatul Ulama, yang juga sekaligus dirangkaikan dengan penndatanganan MoU.

Seminar ini menghadirkan tiga pembicara yaitu Prof dr Syahrul Rauf, dr Septiman, dn Prof dr Nurpudji A Taslim.

Ia menjelaskan, jumlah kasus baru kanker serviks sebanyak 18, 1 juta, dengan jumlah kematian 9,6 juta.

Silakan Subscribe Akun Resmi Youtube Tribun Timur untuk news video terkini:

Silakan Follow akun resmi instagram tribun timur untuk info terbaru:

Baca: Bandingkan Pekerjaan Sisca Icun Sulastri dengan Hidayat Alias HD yang Nekat Membunuh

Baca: Hotman Paris Murka ke Hilda Vitria, Minta Jenderal Lakukan Ini, Pacar Billy Syahputra Terancam?

Baca: Rencana Mau Nonton Pekan ini? Intip Empat Film Diputar di XXI MP Makassar

Baca: Kenapa Tim Sukses Prabowo Subianto Bahas 9 Naga Indonesia? Reaksi Tim Jokowi

Penulis: Fahrizal Syam
Editor: Nurul Adha Islamiah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved