Kebakaran SPBU Jl Abdullah Dg Sirua, Dilema Aksa Selamatkan Adik atau Motor Teman, Begini Ceritanya
"Hanya ada dua motor, yang motor itu (CBR) dulu diisi bensin, saya ada di sampingnya. Adikku saya suruh menunggu agak jauh,” ujarnya.
Penulis: Alfian | Editor: Arif Fuddin Usman
Laporan Wartawan Tribun Timur, Alfian
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - M Aksa (18), berada di waktu yang kurang tepat saat melakukan pengisian bahan bakar di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Jl Abdullah Dg Sirua, Makassar, Rabu (19/12/2018).
Mahasiswa Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar ini harus terjebak dalam kejadian kebakaran yang terjadi di SPBU tersebut.
Aksa bercerita, ia baru saja pulang dari kampusnya di Kampus II UMI Makassar yang terletak di Jl Urip Sumoharjo.
Baca: Fakta SPBU Terbakar di Abdesir: Kronologi dan Dugaan Penyebab Kebakaran, Video Pengendara Lari
Baca: 2 Unit Sepeda Motor dan 1 Truk Ludes Akibat Kebakaran SPBU Abdesir
Usai dari kampus dirinya menjemput adik laki-lakinya Ijam yang berusia sekira delapan tahun di kosannya di kawasan Jl Sukaria, Makassar.
Seusai menjemput adiknya, ia pun bergegas menuju Jl Toa Daeng I untuk mengembalikan sepeda motor Beat yang rupanya milik temannya, Asnan.

"Tapi sebelum saya kembalikan, saya singgah isi bensin dulu di sini (SPBU Abdullah Dg Sirua)," katanya saat peristiwa sekira pukul 10.00 lewat.
Lalu Asnan pun mengisi bahan bakar sepeda motor metik Honda Beat yang dikendarai awalnya di SPBU tersebut
SPBU Sepi
Saat itu Aksa mengisi bahan bakar dalam kondisi SPBU tengah sepi.
Yang melakukan pengisian bahan bakar hanya dirinya, seseorang yang mengendarai motor jenis Honda CBR dan satu unit mobil bak terbuka pengangkut pasir.
"Hanya ada dua motor, yang motor itu (CBR) dulu diisi bensin, saya ada di sampingnya. Adikku saya suruh menunggu agak jauh,” ujarnya.
Baca: BREAKING NEWS: Ini Dugaan Penyebab Kebakaran SPBU Abdesir Makassar
Baca: Video SPBU Jl Abdullah Dg Sirua Terbakar, Mobil Pemadam Kebakaran Tiba
“Yang mobil itu (pengangkut pasir), mengisi di pengisian sebelah sana (bagian tengah –untuk mobil) saya dan itu motor satu disini (pengisian bagian ujung dalam)," ujarnya sambil menunjuk lokasi kebakaran.
Belum juga motor CBR di depannya itu terisi penuh, Aksa mendengar adanya bunyi ledakan atau tepatnya seperti gas yang menguap.

"Bukan ledakan tapi ada semacam gas yang keluar, jadi saya suruh adikku lari keluar tapi dia mau lari masuk ke sini (ke arah motor yang dikendarainya). Jadinya saya tinggalkan motor ini baru ambil adikku terus saya peluk," tambahnya.