Jaksa Tak Hadirkan Saksi, Pengacara Hamzah Mamba: Kami Kecewa

Menurut Tim Hukum terdakwa, Hendro Haryanto Jaksa Penuntut Umum tidak menghadirkan saksi bukan baru pertama kali.

Jaksa Tak Hadirkan Saksi, Pengacara Hamzah Mamba: Kami Kecewa
sanovra/tribun timur
CEO abutours, Muh Hamzah Mamba kembali menjalani sidang lanjutan dengan agenda mendengarkan keterangan saksi yang berlangsung di Pengadilan Negeri, Makassar, Rabu (14/11). 

Laporan wartawan Tribun Timur Hasan Basri

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Tim Kuasa Hukum empat terdakwa kasus penipuan, penggelapan dan pencucian uang PT Amanah Bersama Ummat (Abu Tour) kecewat terhadap Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Kekecewaan ini disampaikan buntut tidak adanya saksi yang dihadirkan dalam persidangan yang rencananya digelar Senin (17/12/2018) siang tadi.

Menurut Tim Hukum terdakwa, Hendro Haryanto Jaksa Penuntut Umum tidak menghadirkan saksi bukan baru pertama kali.

"Tentu kami sangat kecewa, karena sidangnya hanya sekali dalam seminggu. Jadi ini akan semakin bertambah lama padahal masih banyak saksi," tuturnya.

Sementara JPU Wicaksono mengaku pihaknya sudah berusaha melakukan upaya pemanggilan terhadap para saksi untuk memberikan keterangan di meja persidangan.

Kita sudah mencoba pemanggilan delapan saksi . Dari delapan saksi itu ada mengaku siap, tapi sampai sekarang tidak muncul muncul," ujar Wicaksono.

Masalah pemanggilan paksa, kata Wicaksono adalah kewenangan Majelis Hakim Pengadilan.

"Kalau penetapa hakim kita akan lakukan, tapi karena tidak ada,;kami hanya melakukan pemanggilan secara pendekatan," ujarnya.

Sekedar diketahui, sidang empat terdakwa CEO Abu Tours Hamzah Mamba, istrinya Nursyariah Mansur, Manager Keuangan Muh Kasim dan Komisari Abu Tour Haeruddin rencsna digelar hari.

Tetapi, Majelis Hakim yang dipimpin langsung Denny Lumbang Tobin menunda persidangan hingga Rabu depan dengan alasan tidak ada saksi yang hadir.

Hamzah Mamba dan tiga terdakwa lainnya merupakan terdakwa dalam kasus penipuan, penggelapan dan pencucian 96 ribu calon jamaah.

Penulis: Hasan Basri
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved