Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Longsor, Jalan Menuju Dusun Paleleng Pinrang Nyaris Putus

Jalan Poros menuju Dusun Paleleng, Desa Kaseralau, Kecamatan Batulappa, nyaris putus.

Penulis: Hery Syahrullah | Editor: Suryana Anas
Citizen/Parman
Jalan Poros menuju Dusun Paleleng, Desa Kaseralau, Kecamatan Batulappa, Pinrang, nyaris putus. 

Laporan Wartawan TribunPinrang.com, Hery Syahrullah

TRIBUNPINRANG.COM, BATU LAPPA - Jalan Poros menuju Dusun Paleleng, Desa Kaseralau, Kecamatan Batulappa, nyaris putus.

Kondisi itu terjadi usai hujan deras berkelanjangan melanda daerah tersebut.

Salah seorang tokoh pemuda setempat, Suparman mengatakan, sejumlah titik yang ada di sana mengalami kerusakan/ longsor akibat derasnya hujan sejak beberapa hari terakhir.

Baca: BREAKING NEWS: Kecelakaan Lalu Lintas di Dekat Pintu 1 Unhas Tamalanrea

Baca: Demi Nasdem, Danny Pomanto Kontrak Lembaga Survei dan Siapkan Saksi di TPS

Baca: BMKG Prediksi Siang Ini Sebagian Wilayah Sulsel Diguyur Hujan Deras

Baca: 50 Orang Terkaya di Indonesia: Bandingkan, Kekayaan Adik Prabowo Jauh di Bawah Kakak Erick Thohir

Baca: Jadwal Liga Inggris - Man City Siap Ngamuk di Kandang, Liverpool Hadapi Ancaman MU

Baca: Unhas Hadiri Konferensi dan Pertemuan ASAIHL di Iran

Baca: Samsat Bulukumba Razia Pajak, Tunggakan Pemkab Rp 518 Juta

Baca: Samsat Barru Kumpulkan Kades

Baca: Samsat Gowa Tilang 50 Kendaraan

Baca: Mellennial - Natal 2018, Angelia Surichman Senang Kumpul Bareng Keluarga Besar

Baca: Kalla Toyota Silaturahmi Akhir Tahun dengan Pelanggan Setia

"Kondisinya cukup memprihatinkan," katanya dalam rilisnya kepada TribunPinrang.com, Sabtu (15/12/2018).

Suparman menyebutkan, Jalan poros itu dibangun sejak akhir tahun 2017 dan selesai di pertengahan tahun 2018.

"Sekarang rusak parah akibat tanah longsor, roda dua pun kesulitan melalui jalan itu," ucapnya.

Selain karena hujan, menurutnya, ada beberapa hal yang menjadi faktor sehingga jalanan itu cepat rusak. Di antaranya, karena tidak adanya saluran air yang jelas, sehingga hampir keseluruhan jalan dialiri air ketika hujan deras.

"Selain itu, tidak ada pula benteng atau beton di sekitar jalan tersebut, sehingga tanah pun muda longsor," ujarnya.

Untuk itu, lanjut Suparman, pihaknya mewakili kalangan pemuda berharap kepada instansi terkait untuk segera melakukan perbaikan.

"Apalagi jalan ini adalah satu- satunya jalan penghubung menuju desa ataupun kecamatan, maka dari itu kami sangat berharap kepada pemerintah agar sekiranya menyeimbangkan perbaikan jalan secara proporsional dalam artian tidak haya membenahi jalan di perkotaan saja, tapi desa juga harus ada pembenahan jalan terhusus bagi yang ada di daerah pegunungan," pungkasnya.

Lebih dekat dengan Tribun Timur, subscribe channel YouTube kami: 

Follow juga akun instagram official kami: 

ii
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved