English Village Sidrap; Serunya Belajar Bahasa Inggris Sambil Wisata Kincir Angin
Perkampungan Bahasa Inggris yang digelar Smadav English Study Club (SESC) SMA 2 Sidrap
Penulis: M haris syah | Editor: Suryana Anas
Laporan Wartawan TribunSidrap.com, M Haris Syah
TRIBUNSIDRAP.COM, WATTANG PULU -- Perkampungan Bahasa Inggris yang digelar Smadav English Study Club (SESC) SMA 2 Sidrap mulai berlangsung di Desa Mattirotasi, Kecamatan Wattang Pulu sidrap.
Sejumlah kegiatan menarik mengisi English Village, yang mengusung konsep Litle Pare Kediri itu.
Para siswa, staf dan guru berkunjung ke Kantor Manajemen UPC Renewables, perusahaan asal Amerika Serikat yang membangun Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) di desa itu.
Baca: BREAKING NEWS: Kecelakaan Lalu Lintas di Dekat Pintu 1 Unhas Tamalanrea
Baca: Demi Nasdem, Danny Pomanto Kontrak Lembaga Survei dan Siapkan Saksi di TPS
Baca: BMKG Prediksi Siang Ini Sebagian Wilayah Sulsel Diguyur Hujan Deras
Baca: 50 Orang Terkaya di Indonesia: Bandingkan, Kekayaan Adik Prabowo Jauh di Bawah Kakak Erick Thohir
Baca: Jadwal Liga Inggris - Man City Siap Ngamuk di Kandang, Liverpool Hadapi Ancaman MU
Baca: Unhas Hadiri Konferensi dan Pertemuan ASAIHL di Iran
Baca: Samsat Bulukumba Razia Pajak, Tunggakan Pemkab Rp 518 Juta
Baca: Samsat Barru Kumpulkan Kades
Baca: Samsat Gowa Tilang 50 Kendaraan
Baca: Mellennial - Natal 2018, Angelia Surichman Senang Kumpul Bareng Keluarga Besar
Baca: Kalla Toyota Silaturahmi Akhir Tahun dengan Pelanggan Setia
"Kami menyimak welcome speech dari manajer UPC, semuanya dalam bahasa Inggris," jelas pembina SESC Rahmat Ahmad, Sabtu (15/12/2018).
Setelah itu dilanjutkan dengan site visit di areal kincir. Para peserta dibekali pengetahuan dasar tentang windfarm.
Selepas berwisata kincir angin, peserta langsung bergerak ke SMP Satap 4 Lainungan. Jaraknya sekira 11 KM dari jalan poros Parepare-Sidrap.
Disekolah satu atap ini, peserta bergabung bersama 100-an anak-anak disekitaran Desa Mattirotasi dan Lainungan untuk belajar dan bermain bersama.
Peserta English Village mendapat materi listening dan vocabulary dari alumnus Pare Kediri. Kegiatan pembelajaran dimulai selepas salat subuh.
"Kami melibatkan sebanyak-banyaknya anak-anak desa ini. Kami punya tema 'we speak English we build our village'. Bahasa Inggris sebagai salah satu bekal berharga mereka kelak dimasa depan dalam membangun kampung," tandas Ahmad.
Lebih dekat dengan Tribun Timur, subscribe channel YouTube kami:
Follow juga akun instagram official kami:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/panitia-english-village.jpg)