Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Kejari Bone Rilis Penanganan Kasus Korupsi selama 2018

HAKI juga menjadi perhatian penggiat hukum menilai kinerja penegak hukum terkait komitmen dalam pemberantasan korupsi.

Penulis: Justang Muhammad | Editor: Anita Kusuma Wardana
justang
Kajari Bone Hj Nurni Farahyanti didampingi pejabat Kejari Bone lainnya merilis langsung kinerjanya dalam pemberantasan korupsi di Kantor Kejari Bone, Senin (10/12/2018). 

Laporan Wartawan TribunBone.com Justang Muh

TRIBUNBONE.COM, TANETE RIATTANG BARAT- Hari Antikorupsi Internasional (HAKI) diperingati setiap 9 Desember.

Seluruh dunia setuju bahwa Korupsi merupakan tindakan kejahatan yang sangat luar biasa.

HAKI juga menjadi perhatian penggiat hukum menilai kinerja penegak hukum terkait komitmen dalam pemberantasan korupsi.

Koordinator Divisi Hukum dan Advokasi Lembaga Demokrasi dan Advokasi Publik (LEDAK) Randi SH mempunyai penilaian tersendiri kinerja institusi Kepolisian Resort(Polres) Bone dan Kejaksaan Negeri Bone.

Baca: Festival I Lagaligo, Polres Soppeng Minta Bantuan Polres Tetangga

Baca: Lowongan Kerja Terbaru BNI Syariah, Dicari Minimal Lulusan D3, Segera Daftar, Terakhir Hari Ini

Baca: Keluarga Korban Pembunuhan Petani di Maros Tak Yakin Jika Hanya Satu Tersangka

"Kami apresiasi Kejari Bone merilis kinerjanya dalam pemberantasan korupsi selama tahun 2018 dalam momentum HAKI secara terbuka," kata Randi kepada tribunbone.com, Selasa (11/12/2018).

Diketahui, Senin (10/12/2018), Kajari Bone Hj Nurni Farahyanti didampingi pejabat Kejari Bone lainnya merilis langsung kinerjanya dalam pemberantasan korupsi.

Lanjut Randi, hal berbeda yang terjadi di Polres Bone terkait kinerja dalam pemberantasan korupsi.

Pasalnya, Polres Bone masih dinilai bergerak lamban dalam pemberantasan korupsi.

Baca: Liestiaty Fachrudin Buka TOT UKM Diskop Sulsel

Baca: DPT Makassar Kembali Berkurang 2.831 Orang, Ada Apa?

Baca: VIDEO: Loket Pengajuan Hingga Kehilangan e-KTP di Disdukcapil Makassar Tanpa Nomor Antre

"Polres Bone seharusnya juga berani merilis kinerja dalam pemberantasan korupsi, sudah berapa yang dilimpahkan terkait kasus korupsi," tambahnya Randi.

Kasat Reskrim Polres Bone AKP Dharma Praditya Negara beberapa kali dikonfirmasi tribunbone.com belum memberikan respon.

Sementara itu Kapolres Bone AKBP Muhammad Kadarislam Kasim yang dikonfirmasi melalui ponselnya hanya menjawab singkat.

"Nanti saya minta ke Kanit Tipidkor," kata Kadarislam singkat.(*)

Lebih dekat dengan Tribun Timur, subscribe channel YouTube kami: 

Follow juga akun instagram official kami: 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved