Dua Kasus Korupsi di Polman Tunggu Penghitungan Kerugian Negara

Kejaksaan Negeri Polewali Mandar atau Kejari Polman tengah mendalami dua kasus dugaan korupsi.

Dua Kasus Korupsi di Polman Tunggu Penghitungan Kerugian Negara
Edyatma Jawi/Tribun Timur
Kasi Pidsus Kejari Polman, Fadly A Safaa 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Edyatma Jawi

TRIBUNPOLMAN.COM, POLMAN --Kejaksaan Negeri Polewali Mandar atau Kejari Polman tengah mendalami dua kasus dugaan korupsi. 

Dua perkara tersebut yakni, kasus korupsi penyimpangan dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) kapitasi dan non kapitasi di Puskesmas Mapilli.

Serta kasus dugaan kasus korupsi pembangunan irigasi pertanian di Paku, Kecamatan Binuang.

Kasi Pidsus Kejari Polman, Fadly A Safaa menjelaskan, kedua kasus ini sudah memasuki tahap penyidikan.

"Sebelumnya masih penyelidikan lalu ditingkatkan ke tahap sidik," jelas Fadly A Safaa, Selasa (11/2/2018).

Dijelaskan, kasus dana BOK Puskesmas Mapilli menjerat ASN di instansi tersebut. Dalam kasus ini ditemukan laporan fiktif penggunaan dana BOK. Tersangka yang telah ditetapkan berinisial YD.

"Ada tiga jenis mata anggaran BOK yang dilaporkan fiktif," jelasnya.

Sementara itu, kasus irigasi pertanian di Paku, Binuang, menjerat pelaksana proyek. Diduga pembangunan irigasi tersebut tidak sesuai perencanaan.

"Untuk irigasi, tersangkanya pelaksana proyek berinisial HA," ungkap Fadly.

Kata Fadly, Kejari Polman sedang menunggu hasil penghitungan kerugian negara pada kedua kasus tersebut. Setelah itu akan dilanjutkan tahap kedua atau dilimpahkan ke pengadilan.

"Yang penting sudah ada hasil penghitungan dari auditor, kami sudah siap-siap untuk tahap dua, siap dilimpahkan ke pengadilan," terangnya. (*)

Penulis: edyatma jawi
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved