Hakimnya Dituduh Terlibat Suap Tanah, Ketua PN Malili Melapor ke Polres Luwu Timur

Unjuk rasa yang dikoordinatori Amir Asri berlangsung di depan Bank BPD, Jl Sam Ratulangi, Desa Puncak Indah, Kecamatan Malili, Sulawesi Selatan

Hakimnya Dituduh Terlibat Suap Tanah, Ketua PN Malili Melapor ke Polres Luwu Timur
ivan ismar/tribunlutim.com
Ketua PN Malili, Khairul 

Laporan Wartawan TribunLutim.com, Ivan Ismar

TRIBUNLUTIM.COM, MALILI - Ketua Pengadilan Negeri (PN) Malili, Khairul bakal melapor ke Polres Luwu Timur, Selasa (11/12/2018).

Laporan terkait tuduhan atas kasus suap sengketa tanah oleh oknum hakim Pengadilan Negeri Malili.

"Besok saya ke Polres Luwu Timur untuk perang terhadap hoaks," kata Khairul kepada TribunLutim.com, Senin (10/12/2018).

Tuduhan itu disampaikan pemuda dari gabungan organisasi saat unjuk rasa memperingati Hari Anti Korupsi Internasional, Minggu (9/12/2018).

Unjuk rasa yang dikoordinatori Amir Asri berlangsung di depan Bank BPD, Jl Sam Ratulangi, Desa Puncak Indah, Kecamatan Malili, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Pengunjuk rasa juga meminta tuntaskan kasus GOR, tuntaskan kasus dugaan korupsi kepala dinas pendidikan dan tuntaskan kasus korupsi oknum kepala desa.

Menurut Khairul, ada beberapa pihak yang mendiskreditkan profesi hakim sebagai profesi yang mulia dengan menuduhkan hal yang tidak jelas dasarnya.

Tentu kata Khairul dengan menjaga marwah peradilan pihak tersebut harus dilaporkan kepada pihak yang berwajib untuk diproses hukum terkait tindakannya.

"Kami hakim di PN Malili segitu keberatan tentang hal tersebut. Pengadilan wajib dihormati tidak dengan seenaknya menuduh hakim,"

"Dengan perbuatan yang ternyata itu hanya isu oleh segelintir orang yg mungkin saja banyak kepentingannya di pengadilan karena tidak terakomodir, berusaha menjelekkan profesi hakim," tutur Khairul.

Khairul menambahkan, selama PN Malili terkesan tegas dan tidak pandang bulu bagi pelaku kejahatan.

Sehingga kata dia, ada beberapa orang tidak senang hal ini dan ingin menjelekkan profesi hakim di PN Malili.

"Tetapi Insya Allah kepada Nya kita berserah diri," imbuhnya.

Penulis: Ivan Ismar
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved