CitraLand City Losari Capai Target Penjualan Rumah dan Kavling Rp 400 Miliar

Sebagai bentuk apresiasi atas pencapaian tersebut, manajemen CitraLand City Losari pun menggelar syukuran di Marketing Gallery CitraLand City Losari

CitraLand City Losari Capai Target Penjualan Rumah dan Kavling Rp 400 Miliar
SANOVRA JR
Proyek CitraLand City Losari Makassar yang terekam dari RS Siloam, Makassar, Sabtu (22/12). Manajemen menawarkan promo free Akta Jual Beli (AJB) dan Bea Perolehan Hak Tanah dan Bangunan (BPHTB) untuk pembelian hunian hingga akhir tahun. TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR 

Laporan Wartawan Tribun Timur Hasrul

TRIBUN-TIMUR. COM, MAKASSAR - Manajemen CitraLand City Losari mencatatkan kinerja penjualan yang memuaskan sepanjang tahun 2018, dimana target Rp 400 miliar telah tercapai di pekan pertama bulan Desember.

"Alhamdulillah, target penjualan sebesar Rp 400 miliar tahun ini sudah tercapai di awal Desember, capaian ini sangat memuaskan," kata General Manager CitraLand City Losari, Hendra Wahyuadi, Senin (10/12/2018).

Sebagai bentuk apresiasi atas pencapaian tersebut, manajemen CitraLand City Losari pun menggelar syukuran di Marketing Gallery CitraLand City Losari dengan mengundang para agent untuk makan siang bersama.

Hendra Wahyuadi menambahkan tahun 2017 lalu, pihaknya tidak mencapai target penjualan, dimana target saat itu sebesar Rp 700 miliar namun yang realisasi hanya Rp 630 miliar atau sekitar 93 persen an.

Untuk tahun 2019, Hendra Wahyuadi mengungkapkan pihaknya menaikkan 20 persen target penjualan dari tahun ini melihat pasar properti tahun depan memiliki tantangan lebih karena bertepatan dengan pimilihan presiden.

"Tahun depan kita naikkan target 20 persen saja, jadi sekitar Rp 480 miliar untuk penjualan, tentu kita akan berinovasi untuk mencapai target ini karena bertepatan dengan tahun politik," tutur Hendra Wahyuadi.

Sementara itu, Bagian Promosi CitraLand City Losari, Anastasia Winardi mengatakan, saat ini sudah 90 persen produk CitraLand City Losari terjual baik tanah kavling maupun rumah. Dimana pembeli masih dominan orang Makassar.

"Konsumen kita masih dominan Makassar sebesar 60 persen, lalu dari Papua sebesar 40 persen yang rata-rata merupakan pengusaha yang sudah menetap di Makassar," tutur Anastasia Winardi.

Ia menambahkan untuk mengejar 10 persen yang tersisa pihaknya akan penetrasi ke Kabupaten/Kota di Sulsel seperti Selayar, Barru, Pangkep, Bone hingga Senggang yang sifatnya door to door.

Penulis: Hasrul
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved