Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Berkat Mie Anti Diabetes, Tiga Mahasiswa UMI Bawa Pulang Medali Emas

Tiga mahasiswa Farmasi UMI yaitu Nur Qalbi (21), A Sulfiana Ariani (20), dan Nur Alfiah (20) berhasil mendapatkan empat medali

Penulis: Desi Triana Aswan | Editor: Waode Nurmin
Desi Triana Aswan
Mahasiswa Farmasi UMI yaitu Nur Qalbi (21) dan A Sulfiana Ariani (20) yang berhasil mendapatkan empat medali sekaligus dalam ajang Innovation Technology Festival 2018 yang diselenggarakan di Universitas Ahmad Dahlan, Sabtu (1/12/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Desi Triana Aswan

TRIBUNTIMUR.COM, MAKASSAR- Tiga mahasiswa Farmasi UMI yaitu Nur Qalbi (21), A Sulfiana Ariani (20), dan Nur Alfiah (20) berhasil mendapatkan empat medali sekaligu dalam ajang Innovation Technology Festival 2018 yang diselenggarakan di Universitas Ahmad Dahlan, Sabtu (1/12/2018).

Dengan mengangkat mie anti diabetes sebagai bahan utama yang diperlombakan dengan 20 karya lainnya dari berbagai universitas yang ada di Indonesia.

Baca: Bahar Ngitung: Lovely December Toraja Itu Sudah Jadi Brand Wisata Nasional

Baca: Caleg Golkar Makassar Berstatus Petahana Wajib Meraih Suara Sebanyak Ini

Dibawah bimbingan dosen Farmakologi Andi Maulana, mereka membuat mie dari bahan alami yaitu, labu kuning dan hasil dari ekstrasi daun mangga.

Menurut ketua tim Nur Qalbi, terpilihnya mie sebagai bahan utama untuk diperlombakan adalah banyaknya yang mengkonsumsi mie dalam sehari, sedangkan makanan tersebut merupakan makanan dengan kadar gula tinggi. Melihat kondisi tersebut ketiga Mahasiswa farmasi UMI ini berinisiasi untuk membuat mie anti diabetes ini.

"Kami berfikir, bagaimana caranya penderita diabetes tetap bisa menikmati makanan yang disukai sejuta umat ini. Lalu, kami modifikasi dengan membuat mie dari bahan-bahan alami yang memang tidak mengandung pemicu diabetes," jelasnya kepada Tribun Timur saat ditemui di kampusnya, Senin (3/12/2018)

Dia juga menjelaskan produk mie telah melui uji lab sehingga, tidak berbahaya untuk dikonsumsi.

"Jadi bahan-bahan yang kami gunakan itu aman, mulai dari mie hingga bumbu yang terbuat dari lengkuas, bawang putih, bawang merah, lada dan cabe. Bumbu ini juga menurut jurnal menunjang anti diabetesnya, jadi benar-benar aman tidak ada interaksi yang kontra antara bumbu dan mienya," katanya

Diakui juga A Sulfiana Ariani sebagai anggota tim, banyak mahasiswa dan pengunjung expo tertarik dengan hasil produksi mie tersebut.

"Jadi banyak yang penasarankan, sampai mau minta bawa pulang. Hanya saja persediaan kami terbatas," kata Ana sapaan akrabnya.

Mereka juga menjadi juara tiga umum untuk kategori poster.

Baca: Inilah Para Narasumber Terbaik Celebes Media

Baca: TRIBUNWIKI: Sejarah Ratu Gurih Seafood Market dan Resto, Dari Ambon ke Kota Makassar

Selanjutnya, Nur Qalbi dkk berinisiasi akan mengkomersilkan hasil produknya untuk dapat dinikmati masyarakat banyak.

"Untuk sekarang masih skala lab, tapi kalau sudah dapat ijin dari lab kami akan publikasikan jurnal dulu lalu setelah itu di produksi secara massal," Ucap Ana.

Lebih dekat dengan Tribun Timur, subscribe channel YouTube kami: 

Follow juga akun instagram official kami: 

ii
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved