Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

TRIBUNWIKI: Terinspirasi dari Sinetron, Ini Bubur Ayam H Sulam di Makassar, Bisa Dicoba!

Menurutnya, nama tersebut sangat berpengaruh untuk menarik perhatian para pelanggan.

Tayang:
Penulis: Desi Triana Aswan | Editor: Arif Fuddin Usman
TRIBUNWIKI: Terinspirasi dari Sinetron, Ini Bubur Ayam H Sulam di Makassar, Bisa Dicoba! - 30112018_bubur.jpg
tribun timur/Desi Triana Aswan
Warung Bubur Ayam H Sulam dari Sukila Jl Urip Sumahardjo No 246, Sinrijala, Panakukkang, Kota Makassar.
TRIBUNWIKI: Terinspirasi dari Sinetron, Ini Bubur Ayam H Sulam di Makassar, Bisa Dicoba! - 30112018_bubr.jpg
tribun timur/Desi Triana Aswan
Menu Bubur Ayam H Sulam dari Sukila

Laporan Wartawan Tribun Timur, Desi Triana Aswan

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Bubur H Sulam bukan hanya ada di sinetron Tukang Bubur Naik Haji, namun juga ada di Jl Urip Sumahardjo No 246, Sinrijala, Panakukkang, Kota Makassar.

Dengan nama Bubur Ayam H Sulam, Sukila JP (51) sang pemilik membuka usaha bubur ayamnya sejak lima tahun lalu.

Menurutnya, nama tersebut sangat berpengaruh untuk menarik perhatian para pelanggan.

Baca: TRIBUNWIKI: Bacoe, Kuliner Perpaduan Bakso dan Kuah Coto

Baca: TRIBUNWIKI: Ini Profil Kepala Balai Taman Nasional Taka Bonerate Selayar

Seperti yang diungkapkan Sukila kepada Tribun Timur, Jumat (30/11/2018).

"Sinetronnya kan banyak yang suka waktu itu, jadi yah kita pilih nama ini biar gampang diingat orang," katanya.

Diakui ibu dari tiga orang anak ini, perkembangan usahanya sangat cepat.

Berawal dari resep yang dibuat anaknya yang kemudian dikembangkannya menjadi sebuah usaha kuliner.

Makanan yang dominan disajikan saat sarapan pagi ini telah memiliki banyak penggemar mulai dari pegawai kantor hingga anak sekolah.

"Pegawai kantor-kantor itu pagi-pagi udah bungkus, jamsostek dan keuangan sama anak-anak sekolah SMP dan SMA," ujarnya.

Dalam sehari wanita asal Tegal, Jawa Barat ini bisa menghasilkan hingga Rp 2 juta perharinya.

Keunggulan dari bubur ayam milik istri Abdul Samad (53), tidak menggunakan kaldu ayam buatan.

"Istimewanya, saya gak pake kaldu ayam buatan. Saya racik sendiri jadi tidak amis," katanya.

Beberapa pelanggannya mengakui keenakan dari Bubur Ayam H Sulam dari Sukila ini.

"Iya, enak saranya, kalau lewat sini lagi nanti mampir" ujar Tuti (40) pembeli bubur ayam.

"Saya tambah bungkus tadi, enak," kata Ardy (52).

Sukila telah mempekerjakan dua orang karyawannya.

Bubur ayam H Sulam milik Sukila dijual dengan harga Rp 10 ribu permangkoknya lengkap dengan kerupuknya.

Bisa ditambah dengan ati ampela dengan harga Rp 2 Ribu.

Tidak hanya menjual bubur ayam H Sulam sebagai menu utama. Sukila juga menjual soto ayam dan nasi campur. (*)

Lebih dekat dengan Tribun Timur, subscribe channel YouTube kami:

Follow juga akun instagram official kami:

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved