Keluarga Imran Minta Tangan Pengkong Cs Juga Dipotong, Inilah Hukuman Terberat Pelaku Begal Sadis

Polrestabes Makassar baru saja merilis pelaku begal yang memotong tangan mahasiswa Politeknik ATIM, Imran (20), Kamis (29/11/2018) pagi.

Keluarga Imran Minta Tangan Pengkong Cs Juga Dipotong, Inilah Hukuman Terberat Pelaku Begal Sadis
Kolase Tribun Timur
Korban Imran dan pelaku begal Pengkong Cs 

Aksi begal yang menimpa Imran membuat tangan kirinya putus ditebas senjata tajam pelaku. Selain itu, handpone Imran juga ikut dirampas pelaku.

Tindak Pidana Pencurian dengan kekerasan diatur dalam KUHPidana Pasal 365 KUHPidana.

Pada pasal tersebut unsur utama yang membedakan dengan tindak pidana pencurian biasa adalah dengan cara "kekerasan", dimana ancaman hukuman pidana maksimal juga berbeda dengan pencurian biasa yakni hingga seumur hidup apabila korban pencurian dengan kekerasan tersebut hingga mengakibatkan luka berat atau bahkan kematian.  

Fakta-fakta Tentang Aco alias Pengkong, Begal yang Menebas Tangan Imran hingga Putus

Tim gabungan Polrestabes Makassar berhasil menangkap begal sadis yang menebas tangan seorang mahasiswa bernama Imran di Jl Datu Ribandang 2, Tallo, Kota Makassar pada Minggu 25 November 2018, lalu.

Polisi setidaknya butuh 3 hari untuk memburu pelaku.

Hasilnya polisi berhasil meringkus terduga pelaku Aco alias Pengkong.

Setelah Pengkong ditangkap, polisi akhirnya meringkus 4 tersangka lainnya.

Keempat tersangka itu adalah Firman alias Emang (22) , Enal (19), Fataullah alias Ulla (18) dan Irman alias Imang (37).

Berikut Fakta-fakta tentang Aco alias Pengkong:

Halaman
1234
Editor: Ilham Arsyam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved