Ekspo Kewirausahaan SMAN 3 Polewali, Ada Lomba Inovasi Hingga Fashion Show

SMAN 3 Polewali Kabupaten Polewali Mandar (Polman) Sulbar menggelar ekspo program kewirausahaan.

Ekspo Kewirausahaan SMAN 3 Polewali, Ada Lomba Inovasi Hingga Fashion Show
TRIBUN TIMUR/EDYATMA JAWI
SMAN 3 Polewali Kabupaten Polewali Mandar (Polman) Sulbar menggelar ekspo program kewirausahaan. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Edyatma Jawi

TRIBUNPOLMAN.COM, POLMAN -- SMAN 3 Polewali Kabupaten Polewali Mandar (Polman) Sulbar menggelar ekspo program kewirausahaan.

Expo mulai diselenggarakan Rabu 28 November hingga Kamis 29 November. Berlangsung di area pekarangan SMAN 3 Polman.

Expo yang dibuka pagi tadi, berlangsung sangat meriah. Di sepanjang pekarangan sekolah terpasang stand pemasaran produk olahan makanan dan kreatifitas kerajinan siswa.

Selain itu terdapat pula panggung utama tempat pementasan. Tempat berlangsungnya lomba nyanyi solo yang juga menjadi rangkaian ekspo.

Baca: Link Pengumuman Hasil SKD & Peserta SKB CPNS Kemenag 2018, Lihat Pula Bocoran Materi Tes SKB Kemenag

Baca: Tes Kepribadian: Cara Pegang Handphone Bisa Ungkap Sifat dan Karakter Sesungguhnya, Kamu yang Mana?

Baca: Hasil Liga Champion Hari Ini: Umpan Menawan Cristiano Ronaldo Antark Juventus ke Babak 16 Besar

Sekretaris Program Kewirausahaan, Nur Arfiah menjelaskan, ekspo ini merupakan program puncak kewirausahaan di SMAN 3 Polewali Tahun 2018. Sebelumnya telah dilakukan rangkaian bazar harian oleh kelompok usaha siswa.

Kata Arfiah, kegiatan itu dirangkaikan empat even. Di antaranya, lomba inovasi kreasi siswa, lomba nyanyi solo, fashion show bahan daur ulang serta lomba stand.

Agenda utama yakni stand pameran produk dan kerajinan melibatkan seluruh siswa kelas X. Adapula kelas XI dan XII yang juga membuat stand produk.

Khusus kelas X dibagi menjadi 40 kelompok usaha siswa. Mereka melaksakan kegiatan produksi hingga pamerah hasil. Tiap kelompok mendapatkan modal Rp1 juta untuk membuat produk.

"Targetnya untuk memunculkan jiwa enterprenuership siswa," ujar Arfiah pada Tribun Timur, Rabu (28/11/2018).

Menurut guru matematika itu, siswa juga dibimbing untuk berinovasi. Yakni menghasilkan produk olahan makanan baru maupun kerajinan yang baru.

"Untuk dimasa yang akan datang kayaknya orang ketinggalan kalau itu-itu saja," pungkasnya. 

Lebih dekat dengan Tribun Timur, subscribe channel YouTube kami: 

Follow juga akun instagram official kami: 

ii
Penulis: edyatma jawi
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved