Penyakit DBD Mewabah di Betetangnga Polman, Satu Anak Meninggal Dunia

Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) kini mewabah di Desa Batetangnga, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulbar.

Penyakit DBD Mewabah di Betetangnga Polman, Satu Anak Meninggal Dunia
Edyatma
Kasi Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit Menular,Dinas Kesehatan Sulbar, Arfah 

TRIBUNPOLMAN.COM, POLMAN -- Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) kini mewabah di Desa Batetangnga, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulbar.

Kasi Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit Menular, Arfah mengatakan, hingga kini sudah enam warga yang terjangkit DBD di Desa Betetangnga.

Seorang di antaranya, yakni Rafli Alamsyah (11) santri Madrasah Ibtidaiyah (MI) Ponpes DDI Al-Ihsan Kanang, telah meninggal dunia. Ia sempat dilarikan ke RSUD Polman namun nyawanya tak tertolong.

"Tapi menurut pemeriksaan dia kan kena tipes juga bukan cuma demam berdarah," ujar Arfah, Selasa (27/11/2018).

Kata Arfah, sejak dulu Betetangnga memang sering endemik atau mewabah DBD. Tiap musim penghujan atau musim buah, di daerah itu sering Kejadian Luar Biasa (KLB) kasus DBD.

"Sudah disemprot, masyarakat juga selalu kerja bakti akhirnya hilang, ini baru lagi muncul," katanya.

Kondisi ini kontras dengan status Desa Bertetangga yang baru beberapa bulan lalu mendapat penghargaan sebagai desa yang menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) tingkat kabupaten.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Polman telah melakukan penyemprotan untuk membasmi nyamuk di daerah tersebut.

Namun menurut Arfah, penyemprotan hanya bisa membunuh nyamuk dewasa. Sedangkan jentiknya tidak bisa dibasmi.

"Itu penyemprotan tidak bisa menyelesaikan masalah," ucapnya.

Makanya, Arfah mengimbau masyarakat untuk rutin memberikan lingkungan. Utamanya membersihkan air yang menggenang di saluran pembuangan ataupun barang bekas.

Kata Arfah, Desa Betetangnga akan menjadi fokus perhatian Dinas Kesehatan. Jika masyarakat terindikasi demam, secepatnya akan dibawa berobat ke puskesmas.

Selain di Betetangnga, lanjut Arfah, warga di Kelurahan Manding juga terjangkit DBD. Penderita DBD itu tak lain merupakan anak Lurah Manding.

Dinkes juga bergerak cepat ke daerah itu untuk menyemprot nyamuk pembawa penyakit DBD. (*)

Penulis: edyatma jawi
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved