Pemilu 2019

Aru Beberkan Tantangan Golkar Makassar Jelang Pemilu 2019

Farouk M Betta membeberkan alasannya mengapa tidak pernah berhenti turun menyapa konstituen Partai Golkar Makassar.

Aru Beberkan Tantangan Golkar Makassar Jelang Pemilu 2019
TRIBUN TIMUR/ABDUL AZIS
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Kota Makassar, Farouk M Betta (kanan) bersama mantan Ketua Umum Golkar Dr Ir Akbar Tanjung 

Laporan Wartawan Tribun Timur Abdul Aziz Alimuddin

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Kota Makassar, Farouk M Betta, membeberkan alasannya mengapa tidak pernah berhenti turun menyapa konstituen Partai Golkar Makassar.

"Kita selama ini turun terus. Itulah kemudian mengapa saya selalu turun melakukan konsolidasi dan mengevaluasi. Baik pengalaman pada Pileg 2004, 2009, maupun 2014, karena kita berharap ada evaluasi konkrit. Tujuannya agar ada kerja-kerja konkrit dilakukan teman-teman pada Pemilu 2019," kata Aru sapaan Farouk, Rabu (20/11/2018).

Ketua DPRD Makassar itu menambahkan, Bappilu Partai Golkar Makassar dibawah kendali Usman Sofyan harus benar-benar bergerak serta analisanya tepat pula.

Baca: Pengumuman Peserta Lulus Tes SKD Kemenkumham CPNS 2018 Ditunda, Peserta Diminta Lakukan Ini

Baca: 20 Kumpulan Ucapan Maulid Nabi Muhammad Inggris dan Indonesia, Cocok Instagram, Facebook & WA

Baca: Sisa 2 Hari, 1 GB Hanya Rp 51, Begini Cara Aktifkan Paket Datanya

"Mankanya Bappilu Golkar harus analisanya tepat. Mengapa kita panggil beberapa tokoh Golkar termasuk Bang Akbar Tanjung kemarin? Karena kita ingin memberi gambaran kepada kader tentang Golkar pada masa Pak Akbar Tanjung," tegas Aru.

Ketua Karang Taruna Sulsel itu menambahkan, kegiatan yang dilaksanakan Bappilu DPD II Partai Golkar Makassar kemarin akan terus berkesinambungan hingga jelang Pemilu 2019.

"Kegiatan ini panjang dan akan sering kita lakukan. Kita tahu Golkar bagaimana terpuruknya pada tahun 2004, tapi bisa bangkit dan jadi pemenang pada Pemilu 2004. Ini Golkar Makassar coba gali," ungkapnya.

"Jadi setelah semuanya tahu kondisi Golkar yang lalu-lalu, kita berharap teman-teman termotivasi. Pasti awal Januari kita sudah punya arah untuk kerja-kerja konkrit kedepannya untuk menghadapi Pemilu 2019. Sementara ini kita punya tantangan di isu Pancasila, NKRI, dan isu-isu lain. Dan ini akan kami bawah turun saat kampanye," tambah Ketua Dewan Pendidikan Makassar itu.

Lebih dekat dengan Tribun Timur, subscribe channel YouTube kami: 

Follow juga akun instagram official kami: 

Baca: Kritik Titiek Soeharto ke Jokowi, Uang Rp 50 Ribu Dapat Apa Sekarang & Jawaban Khofifah

Baca: Pengumuman Peserta Lulus Tes SKD Kemenkumham CPNS 2018 Ditunda, Peserta Diminta Lakukan Ini

Baca: 20 Kumpulan Ucapan Maulid Nabi Muhammad Inggris dan Indonesia, Cocok Instagram, Facebook & WA

Penulis: Abdul Azis
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved