UKM Sulsel
Jagung Goreng Cap Tanadoang, Camilan Gurih dan Renyah
Jagung goreng ini dikemas dalam bentuk snack atau makanan ringan. Karena bentuknya yang praktis, maka Anda dapat langsung mengonsumsinya
Penulis: Ari Maryadi | Editor: Nurul Adha Islamiah
Perkembangan Usaha.
Marlia melanjutkan, usaha jagung goreng orang tuanya saat itu hanya digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Usaha itu kemudian terus dikembangkan hingga menjadi usaha besar dan banyak diminati kalangan masyarakat.
"Awalnya jagung ini dikemas plastik biasa yang bening, nanti tahun 2013 punya kemasan berwarna dan dipasarkan ke Indomaret, Alfa Mart dan Alfa Midi di Kota Makassar. Bahkan sampai ke palu, kendari, gorontalo, Malang, kalimantan," sambungnya.
Didukung Dinas Koperasi dan UMKM Pemrov Sulsel.
Lantaran tingginya minat masyarakat terhadap jagung ini, usaha Jagung Goreng Spesial Cap Tanadoang ini mendapat dukungan Dinas Koperasi dan mendapat sertifikat halal dari Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) Provinsi Sulawesi Selatan.
"Kita mendapat sertifikat halal dari MUI itu sejak tahun 2013, lalu didukung oleh Dinas Koperasi tahun 2015," terang Marlia.
Melalui usaha jagong goreng ini, Mirlia mampu memperoleh omset perbulannya sebanyak Rp.40 juta.
Lebih dekat dengan Tribun Timur, subscribe channel YouTube kami:
Follow juga akun instagram official kami: