Tribun Wiki

TRIBUNWIKI: Kenapa HUT Makassar Dirayakan Tiap 9 November? Ini Sejarahnya dan Penamaan Makassar

Berikut sejarah penamaan Kota Makassar, dan alasan perayaan ulang tahun Makassar dirayakan setiap tanggal 9 November

TRIBUNWIKI: Kenapa HUT Makassar Dirayakan Tiap 9 November? Ini Sejarahnya dan Penamaan Makassar
SANOVRA JR
perayaan HUT Makassar ke 410 2017 lalu, Kamis (9/11/2017) sore. 

Kala itu Kota Makassar dimekarkan dari 21 kilometer persegi menjadi 115,87 Kilometer persegi, terdiri dari 11 wilayah kecamatan dan 62 lingkungan dengan penduduk sekitar 700 ribu jiwa.

Pemekaran ini mengadopsi sebagian dari wilayah tiga kabupaten yakni Kabupaten Maros, Gowa dan Pangkajene Kepulauan. Sebagai kompensasi nama Makassar diubah menjadi Ujung Pandang.

Tentang kejadian bersejarah tersebut, Wali kota Makassar saat itu HMDaeng Patompo (alm) berkilah terpaksa menyetujui perubahan, demi perluasan wilayah kota.

Sebab Bupati Gowa kala itu Kolonel KS Mas’ud dan Bupati Maros Kolonel HM Kasim DM menentang keras pemekaran tersebut. Untunglah pertentangan itu dapat diredam setelah Pangkowilhan III Letjen TNI Kemal Idris menjadi penengah, Walhasil Kedua Bupati daerah tersebut, mau menyerahkan sebagian wilayahnya asalkan nama Makassar diganti.

Dinamakan kembali Makassar pada tahun 1999. Tepatnya 13 Oktober berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 86 Tahun 1999,  dan sesuai Undang-Undang Pemerintahan Daerah. Luas wilayahnya bertambah kurang lebih 4 mil kearah laut 10.000 Ha, menjadi 27.577Ha

Di era Presiden BK Habibie, dalam konsideran Peraturan Pemerintah No  86 Tahun 1999, di antaranya menyebutkan bahwa perubahan itu wujud keinginan masyarakat Ujung Pandang dengan mendapat dukungan DPRD Ujung Pandang dan perubahan ini sejalan dengan pasal 5 ayat (3) Undang-Undang RI Nomor 22 tahun 1999, bahwa perubahan nama daerah, ditetapkan dengan Peraturan Pemerintah.

Penetapan Hari Jadi

Seiring perubahan dan pengembalian nama Makassar,  selanjutnya semua elemen masyarakat kota mulai dari para budayawan, pemerintah serta masyarakat kemudian mengadakan penelurusan dan pengkajian sejarah Makassar.

Sebelumnya hingga tahun 1999, Hari Jadi kota ini disepakati pada 1 April 1906 yang diberlakukan oleh Gubernur Jenderal Idenburg, setelah penaklukan penguasa-penguasa lokal, dan menjadikan Makassar sebagai gemeente (daerah otonom) yang berhak mengatur dan memerintah diri sendiri.

Sehubungan dengan kembalinya nama Makassar,  melalui Peraturan Pemerintah Daerah Nomor 1 Tahun 2000, menetapkan Hari jadi Kota Makassar yakni tanggal 9 November 1607.

Halaman
123
Penulis: Ina Maharani
Editor: Ina Maharani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved