Siapa Paling Jago Bahasa Inggris antara Prabowo atau Jokowi? Ini Kata Sacha Stevenson
Siapa Paling Jago Bahasa Inggris antara Prabowo atau Jokowi? Ini Kata Sacha Stevenson
Dan pada kesempatan yang berbeda dirinya mengomentari cara berbahasa Inggris kedua calon presiden itu.
Dalam kesempatan tersebut, Sacha mengomentari Presiden Jokowi saat berpidato terkait hubungan Indonesia dan Singapura.
Tepatnya di video berjudul Jokowi, Megawati, Soekarno, SBY, Habibie, Gus Dur - Seleb English yang diunggah pada 26 April 2018 lalu.
Sacha menangkap beberapa kesalahan kata dalam pidato yang disampaikan Jokowi.
“The relationship Singapore and Indonesia has been excellent,” kata Jokowi dalam rekaman video tersebut.
Menurut Sascha, presiden Jokowi salah dalam penekanan di kata "excellent".
Di mana, Jokowi seharusnya menekan dalam suku kata pertama, bukanlah yang kedua.
“Singapore is top investor, number one investor in Indonesia. Trade between Singapore and Indonesia is growing fast. Our people to people, our business to business. I believe the relationship between ..,” sambung Jokowi dalam rekaman.
Dalam penggalan itu, presiden Jokowi mengucapkan kata Relationship yang seharusnya diakhiri dengan huruf P, malah diakhiri dengan huruf F.
Sascha mengungkapkan bahwa ada kontroversi antara P/F di Indonesia.
“Tapi tulisan di kertas Jokowi sangat sederhana. Tidak perlu pakai translator,” kata Sacha.
“Jadi ada kerennya juga,” sambungnya.
Di akhir kesempatan, dirinya mengatakan bahwa presiden tidak mesti bisa berbahasa Inggris. Dan, Jokowi harus lebih banyak berlatih.
Sementara itu, komentar tentang cara berbahasa Inggris calon presiden Prabowo Subianto disampaikan pada video yang diunggah 24 Oktober 2018.
Sacha juga mengomentari kutipan pidato Prabowo dalam bahasa Inggris.