Dekompresi - Pengertian, Penyebab, Gejala dan Cara Mengobati Penyakit Dekompresi
Inilah Pengertian, Penyebab, Gejala dan Cara Mengobati Penyakit Dekompresi
Tayang:
Editor:
Sakinah Sudin
Syachrul Anto, penyelam yang meninggal dunia dalam misi penyelamatan Lion Air JT610, Sabtu (3/11/2018). (Facebook/Syachrul Anto)
Penyakit dekompresi merupakan kondisi yang dapat dicegah. Bagi penyelam, beberapa upaya di bawah ini dapat mencegah munculnya penyakit dekompresi:
- Taati aturan keamanan dan perintah dari instruktur selam.
- Konsultasikan dengan instruktur mengenai batasan kedalaman dan durasi menyelam.
- Bila perlu, gunakan dive computer atau alat khusus yang dapat membantu penyelam mengukur kedalaman hingga durasi penyelaman yang tersisa.
- Terapkan safety stop atau berhenti beberapa menit di kedalaman tertentu (umumnya 4-5 meter), sebelum kembali ke permukaan.
- Hindari melakukan penerbangan atau perjalanan ke tempat tinggi, setidaknya 24 jam setelah menyelam.
- Seseorang yang baru pulih dari penyakit dekompresi, dianjurkan untuk tidak melakukan penyelaman terlebih dahulu, setidaknya untuk 2 minggu.
- Hindari mengonsumsi alkohol sebelum dan sesudah menyelam.
- Hindari sauna atau mandi dengan air panas setelah menyelam.
- Pastikan cairan tubuh cukup atau tidak dehidrasi.
Jika memiliki kondisi yang berisiko tinggi menyebabkan dekompresi, seperti penyakit jantung dan asma, jangan menyelam sebelum berkonsultasi dengan dokter, karena terdapat beberapa kondisi yang tidak memungkinkan seseorang melakukan penyelaman. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/penyakit-dekompresi_20181104_064714.jpg)