Distribusi Air PDAM Bermasalah di Mandai, Ini Penyebabnya
Rajab menyampaikan permintaan maaf kepada warga atas ketidaknyamanan itu
Penulis: Ansar | Editor: Mahyuddin
Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe
TRIBUN TIMUR.COM, MAROS - Kepala Bagian Teknik PDAM Maros, Rajab ,menanggapi keluhan warga Kelurahan Bontoa dan Kampung Bugis, Kecamatan Mandai, terkait terhentinya pasokan air dua hari berturut-turut, Jumat (25/10/2018).
Rajab mengatakan, masalah tersebut disebabkan adanya pemeliharaan intake PDAM di bendungan Dulang, Kecamatan Tanralili.
Baca: 5 Info Terbaru CPNS 2018, BKN Rilis Tahapan CPNS Termasuk Daftar sscn.bkn Hingga Pengumuman Lulus
Baca: Begini Cara Artis Cantik Bella Saphira Peringati Ultah Dinikahi Jenderal, Langgeng Terus Ya Mbak!
Selain itu, petugas juga memindahkan kabel bertegangan, yang terpasang di pompa air.
"Ada pemindahan kabel jaringan pompa intake. Kami lakukan pemeliharaan untuk memaksimalkan layanan kepada warga," katanya.
Lebih dekat dengan Tribun Timur, subscribe channel YouTube kami:
Follow juga akun instagram official kami:
Pemeliharaan tersebut sudah rampung. Hari ini, disitribusi air akan normal kembali.
Hanya saja, distrbusi air akan lambat sampai ke Bontoa, sebelum terdistribusi ke beberapa pemukiman di Mandai.
Rajab menyampaikan permintaan maaf kepada warga atas ketidaknyamanannya.
Pemeliharaan dilakukan demi memberikan layanan maksimal.
Sebelumnya, distribusi air PDAM di beberapa pemukiman di Kecamatan Mandai, Maros, kembali bermsalah.
Baca: Cerita Sopir Berenang Pakai Papan Kayu Tolong Bocah Ibnu Saat KM Lestari Maju Karam di Selayar
Baca: Puluhan Tahun Jalan di Bukere Sidrap Rusak Parah, Warga Bersyukur Ada Program TMMD
Dua hari berturut-turut air berhenti mengalir.
Seperti yang terjadi di Kelurahan Bontoa dan Kampung Bugis.
Warga kesulitan mendapat air bersih.
Untuk memenuhi kebutuhannya, warga Bontoa terpaksa menggunakan air galon.
Setiap hari, warga mengeluarkan uang minimal Rp 20 ribu, untuk membeli empat air galon.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/warga-kampung-nangka-nangka-jeneponto-kesulitan-air-bersih_20180918_212555.jpg)