Breaking News:

Tiga Pekan Pascagempa, Satgas Divif 3 Kostrad Salurkan Bantuan ke Daerah Terisolir Donggala

Kecamatan Pinembani Kabupaten Donggala tercatat sebagai daerah yang paling terisolir pascagempa

Penulis: Nurhadi | Editor: Anita Kusuma Wardana
HANDOVER
Tiga pekan telah berlalu, bencana alam gempa bumi, tsunami dan likuifaksi menyisakan banyak kepedihan bagi masyarakat, khususnya yang berada di wilayah terpencil dan terisolir di Palu, Donggala dan Sigi, Sulawesi Tengah. 

TRIBUNSULBAR.COM, PALU - Tiga pekan telah berlalu, bencana alam gempa bumi, tsunami dan likuifaksi menyisakan banyak kepedihan bagi masyarakat, khususnya yang berada di wilayah terpencil dan terisolir di Palu, Donggala dan Sigi, Sulawesi Tengah.

Kecamatan Pinembani Kabupaten Donggala tercatat sebagai daerah yang paling terisolir pascagempa, akses jalan dan listrik terputus sehingga sangat sulit untuk terjangkau bantuan logistik.

Menggunakan kendaraan roda dua, dalam waktu tiga hari, Kasi Intel Satgas Divif 3 Kostrad, Mayor INF Helmanto Fransiskus Dakhi terjun langsung ke lapangan guna mengecek dan mendata warga yang terkena dampak gempa di delapan desa di Kecamatan Pinembani.

Baca: Jamu Persib, Chaidir Syam Optimistis PSM Menang Skor 2-1

Baca: BREAKING NEWS: Kelelahan Terima Tamu, Evi Masamba Pingsan di Pelaminan

Baca: VIDEO: Kasubag Peliputan dan Dokumentasi Humas Pemkab Enrekang Yakin PSM Kalahkan Persib 2-0

Melalui siaran persnya, Raby (24/10/2018) ,Dansatgas PB Divif 3 Kostrad Kolonel INF Josep Tanada Sidabutar, mengatakan, sudah memerintahka anggotanya menyalurkan logistik berupa beras dua ton, mie instan, pakaian bekas layak pakai, obat obatan dan keperluan sehari-hari lainnya.

"Senin petang kemarin, saya mendapatkan laporan dari pasi Intel Satgas Divif 3 Kostrad yang berhasil masuk dan mendapatkan data, bahwa sebanyak delapan desa di Kecamatan Pinembani, sama sekali belum tersentuh bantuan karena putusnya jalur transportasi menuju kecamatan tersebut," ujar Kolonel Inf Josep.

"Sehingga, kemarin pagi diberangkatkan dua unit truk yang mengangkut bantuan dan satu unit triton angkut personil untuk membuka jalanan yang terputus sehingga bantuan tersebut bisa sampai dengan cepat dan aman," kata Dansatgas

Baca: Sekertaris IWO Sulbar Prediksi PSM Menang 2-1 Kontra Persib

Baca: Ketua KONI Bantaeng Prediksi PSM Taklukkan Persib 3-1

Baca: Sudirman Salomba Prediksi PSM Kalahkan Persib 2-0

Dikatakan, menuju lokasi tersebut, tepat di Desa Karovia Kecamatan Pinembani, butuh waktu sembilan jam dari posko induk Divif 3 Kostrad untuk tembus ke wilayah terpencil tersebut, sehingga penyaluran logistik berlangsung hingga malam hari.

Kepala Desa Karovia dengan rasa haru menyampaikan terima kasih kepada anggota TNI dari Satgas Divif 3 Kostrad karena sudah mendistribusikan bantuan ke desanya.

"Terima Kasih bapak Tentara, ini kali pertama kami masyarakat desa, khususnya dan kecamatan pada umumnya mendapatkan bantuan karena jalan menuju kecamatan ini terputus," tutur Kades Kavoria.(*)

Lebih dekat dengan kami, jangan lupa update dan subscribe channel Youtube tribun timur: 

 Follow kami juga di akun Instagram: 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved