Yuk Intip UMP Sulsel 2019, Disnaker Sulsel Ungkap Naik Hingga Ratusan Ribu

Penetapan UMP 2019 yang menjadi wewenang dari Gubernur ini harus berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) No.78 tahun 2015 tentang Pengupahan.

ansar/tribunmaros.com
Disnaketrans Maros bersama Dinas Tenaga Kerja Sulsel melakukan pelatihan dan pembekalan kepada warga yang akan bekerja di luar negeri sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI) di gedung Baruga kantor Bupati Maros. 

Laporan wartawan Tribun-Timur, Saldy

 TRIBUN-TIMUR.COM,MAKASSAR - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mulai mempersiapkan penyusunan Upah Minimum Provinsi (UMP) untuk tahun 2019.

Adapun persiapan itu, dengan dibentuk dewan pengupahan, yang didalamnya terdiri unsur pemerintah, masyarakat, organisasi buruh (pekerja), perwakilan perusahaan swasta, dan organisasi masyarakat.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Sulsel, Agustinus Appang mengatakan UMP Sulsel rencananya akan disusun sekitar tanggal 29 Oktober 2018, atau sebelum penetapan UMP pada 1 November 2018.

Penetapan UMP pada 1 November 2018, sudah menjadi keputusan nasional, melalui SK Menteri Tenaga Kerja RI.

Lanjut Agustinus, untuk rumus penetapan UMP, itu berdasar dari tingkat inflasi dan pertumbuhan ekonomi.

Dari laporan yang diterima Disnaker Sulsel, secara nasional inflasi tambah pertumbuhan ekonomi saat ini sebesar 8.03 persen. Ini pun telah diumumkan melalui edaran Menteri Tenaga Kerja kepada Dinas Tenaga Kerja di provinsi.

Artinya, kata Agustinus ada kenaikan UMP Sulsel untuk tahun 2019 mendatang.

"Jika pun ada kenaikan itu tidak kurang dari Rp 200 ribu," ujar Kadis Agustinus Appang via telpon, Minggu (21/10).

Penetapan UMP 2019 yang menjadi wewenang dari Gubernur ini harus berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) No.78 tahun 2015 tentang Pengupahan.

Halaman
12
Penulis: Saldy Irawan
Editor: Nurul Adha Islamiah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved