Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

80 Penghapal Al Quran Disebar di Bantaeng

Mereka akan memberikan pengetahuan dan lebih mendekatkan warga Bantaeng dengan Alquran.

Penulis: Edi Hermawan | Editor: Nurul Adha Islamiah
HANDOVER
80 santri penghapal Al Quran dari pondok pesantren Tahfizul Qur'an Al Imam Ashim Makassar disebar di sejumlah titik di Kabupaten Bantaeng. 

Laporan Wartawan TribunBantaeng.com, Edi Hermawan

TRIBUNBANTAENG.COM, BANTAENG - 80 santri penghafal Al Quran dari pondok pesantren Tahfizul Qur'an Al Imam Ashim Makassar disebar di sejumlah titik di Kabupaten Bantaeng.

Mereka akan memberikan pengetahuan dan lebih mendekatkan warga Bantaeng dengan Alquran.

Para penghapal Alquran itu akan tinggal di rumah warga selama beberapa hari, bakal berbaur dengan warga Bantaeng dan senantiasa mengajak kepasa kebaikan.

Para penghapal Al Quran ini diterima Bupati Bantaeng, DR Ilham Syah Azikin di Masjid Besar Babussa'adah, Lumpangang, Kecamatan Pajukukang, Kabupaten Bantaeng, Sabtu, (20/10/2018). malam.

Pimpinan pondok pesantren lmam Ashim, KH Syam Amir Yunus mengatakan, kegiatan itu salah satunya adalah bagian dari peringatan Hari Santri di Indonesia untuk mengajak warga Bantaeng mendekatkan diri agama dan kebaikan.

Menurutnya 80 santri penghapal Al Quran yang akan disebar itu adalah santri-santri pilihan. Mereka sudah terlatih dalam ilmu agama.

"Mudah-mudahan apa yang dicita-citakan daerah ini bisa terwujud dan senantiasa mendapat berkah dari Allah Swt," ujarnya via rilis, Minggu (21/10/2018).

Sementara itu Bupati Bantaeng, DR Ilham Syah Azikin memberikan apresiasi atas kegiatan yang digelar itu.

Dia meyakini, kegiatan tersebut akan membawa kebaikan dan keberkahan untuk Kabupaten Bantaeng.

Prmiab Bantaeng juga senantiasa mengajak semua warga Bantaeng untuk bekerja dengan landasan iman dan takwa, karena landasan iman dalam beraktivitas di Bantaeng akan memberikan berkah untuk daerah.

"Pemerintah Kabupaten Bantaeng akan terbuka untuk aktivitas seperti ini, kita harap landasan iman dalam beraktivitas bisa memberikan berkah untuk daerah ini," ujarnya.

Dia juga berharap kegiatan ini terus dilaksanakan setiap saat di Bantaeng, dengan harapkan landasan keagamaan bisa menjadi titik dasar aktivitas warga Bantaeng.

Sekedar diketahui, pemerintah Kabupaten Bantaeng memang menekankan landasan keagamaan di setiap aktivitas pemerintahan.

Sepekan terakhir, Pemkab Bantaeng juga mengeluarkan edaran untuk semua ASN di Bantaeng untuk menghentikam pekerjaan saat azan berkumandang.

Pemkab Bantaeng juga menginstruksikan semua ASN untuk meramaikan masjid dan mushalla di setiap jam salat. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved