Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pilpres 2019

Lawan Hoaks, Pendukung Jokowi Gelar Aksi Damai di DPRD Maros

Mereka mengajak warga Maros untuk mendukung pasangan Calon Presiden-Wakil Presiden, nomor urut 1, Joko Widodo- KH Ma'ruf.

Penulis: Ansar | Editor: Mahyuddin
handover
Aliansi Masyarakat Cendekia Pro Demokrasi Maros menggelar aksi damai di depan kantor DPRD, Jl Lanto Dg Passewang, Senin (15/10/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe

 TRIBUN TIMUR.COM, MAROS - Aliansi Masyarakat Cendekia Pro Demokrasi Maros menggelar aksi damai di depan kantor DPRD, Jl Lanto Dg Passewang, Senin (15/10/2018).

Mereka mengajak warga Maros untuk mendukung pasangan Calon Presiden-Wakil Presiden, nomor urut 1, Joko Widodo- KH Ma'ruf.

Selain di depan kantor DPRD, pendukung Jokowi tersebut juga menggelar aksi serupa di area Patung Kuda, di pertigaan Jl Jenderal Sudirman-Pettarani.

Koordinator lapangan Muhammad Wawan mengatakan, pihaknya mengajak warga Maros untuk mendukung pembangunan Indonesia.

"Kami harap warga jangan terprovokasi dam menyaring informasi. Banyak sekali informasi hoaks yang beredar jelang Pemilu 2019. Informasi itu sangat memprovikasi," katanya.

Baca: Kisah Jenderal Moeldoko Berani Menghadapi Presiden Jokowi saat Murka dan Bad Mood, Ini Videonya

Menurutnya, aksi tersebut digelar setelah menyebarnya berita dan isu-isu yang memprovokasi kedua kandidat calon Capres.

Padahal seharusnya, para kandidat dan pendukung berkampanye sesuai aturan.

Bukan malah menyebar informasi hoax yang dapat memecah Indonesia.

"Melihat kondisi saat ini, ada gerakan dari kelompok tertentu yang rutin menyebarkan berita hoax dan memprovokasi. Itu menciderai citra atau kewibawaan pemerintah," tutur Wawan.

Aksi oknum tersebut menciderai proses demokrasi yang sementara berjalan saat ini.

Informasi yang beredar terkesan ingin menunjukkan bahwa rezim Jokowi gagal dan tidak memiliki prestasi.

Baca: Mahfud MD Bahas Black Campaign dan Negative Campaign yang Menerpa Jokowi dan Prabowo

Padahal keberhasilan pemerintahan Jokowi sangat banyak dan dirasakan manfaatnya oleh warga Indonesia.

Menurutnya, kelompok tertentu berkampanye negatif yang menjurus ke isu SARA. Mereka ingin membenturkan kedua kubu.

"Akhir-akhir ini, banyak kampanye negatif dan isu SARA. Mereka memprovokasi kedua kubu. Kami harap jangan ada yang terprovokasi," ujar Wawan.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved