Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Persahabatan Amran dengan Dato Ali Apong Tuai Kerjasama Bidang Pangan

Indonesia dengan Brunei Darussalam memiliki kedekatan sejarah serta kesamaan kondisi lingkungan dan sumber daya alam, serta agroklimat.

Tayang:
Penulis: Mulyadi | Editor: Mahyuddin
HANDOVER
Dalam pertemuan ke-40 para Menteri Pertanian, Perikanan dan Kehutanan ASEAN (40th AMAF) di Hanoi, Vietnam, Amran di sela-sela waktu melakukan bilateral dengan Menteri Pertanian Brunei Darussalam, Mr Dato Ali Apong. 

Selanjutnya Amran mengatakan peningkatan produktivitas perlu upaya terintegrasi, tidak hanya pemanfaatan varietas unggul, tetapi juga introduksi inovasi dan teknologi pengelolaan air dan sumber hara.

Bahkan mekanisasi yang dapat mendorong peningkatan Indeks Pertanaman (IP) pada wilayah-wilayah pertanian suboptimal.

“Dari semula hanya satu kali tanam per tahun menjadi 2 atau bahkan 3 kali tanam per tahun,” terangnya.

Untuk diketahui tuntutan peningkatan produksi dan produktivitas sektor pertanian di Indonesia jauh lebih besar dibandingkan Brunei Darussalam.

Jumlah penduduk Indonesia yang sangat besar (saat ini mencapai sekitar 260 juta), serta laju pertumbuhannya yang cukup tinggi, mencapai 1,4% atau sekitar 3 juta penduduk per tahun.

Dalam rangka menghadapi tantangan tersebut, Kementerian Pertanian RI telah meluncurkan Program Upaya Khusus (UPSUS) yang mencakup perubahan kebijakan, pembangunan infrastruktur dan industri hilirisasi, pengelolaan rantai pasok, serta pemberdayaan masyarakat petani di perdesaan.

Dalam empat tahun terakhir, program tersebut telah menunjukkan hasil yang menggembirakan.

Produksi sejumlah komoditas pertanian strategis yang meningkat secara signifikan sehingga mampu memenuhi kebutuhan konsumsi di dalam negeri dan bahkan melakukan ekspor ke sejumlah Negara.

Dalam tiga tahun terakhir, ekspor komoditas pertanian Indonesia meningkat hingga 24%.

Amran mengundang Mr Dato Ali Apong berkunjung ke Indonesia untuk dapat melihat secara langsung kemajuan sektor pertanian di Indonesia, serta membahas rencana kerja sama pengembangan sektor pertanian di wilayah perbatasan kedua Negara.

Kerja sama membangun sinergi permanen melibatkanb BUMN dan swasta untuk peningkatan produksi dan juga nilai tambah dan kesejahteraan petani di kedua negara, serta negara-negara lain di kawasan ASEAN.

Seperti Malaysia dan Filipina. Mr Dato Ali Apong menyambut baik dan akan berkunjung ke Indonesia dalam waktu waktu dekat.(*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved