Wawali Makassar Minta Lembaga Lintas Sektoral Cari Metode Penanggulan HIV dan AIDS
HIV-AIDS merupakan persoalan yang tak kunjung usai, bahkan nyaris terlupakan untuk ditangani dengan serius.
Penulis: Fahrizal Syam | Editor: Mahyuddin
Laporan Wartawan Tribun Timur, Fahrizal Syam
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Wakil Wali Kota Makassar Syamsu Rizal MI meminta kepada semua peserta pertemuan lintas sektoral untuk memikirkan metode dan model cara penanggulangan HIV dan AIDS yang lebih tepat.
Hal itu disampaikan Deng Ical saat membuka pertemuan dan koordinasi lintas sektor, yang digelar Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Makassar, di Hotel Jolin, Jl Pengayoman, Selasa (9/10/2018).
Deng Ical mengatakan, HIV dan AIDS merupakan persoalan yang tak kunjung usai, bahkan nyaris terlupakan untuk ditangani dengan serius.
"Pertemuan kali ini untuk menginternalisasi persoalan-persoalan penanggulangan HIV dan AIDS yang dari tahun ke tahun belum memperlihatkan perubahan yang mendasar, bahkan semakin hari semakin menghawatirkan. Karena penyakit HIV dan AIDS ini bukan lagi ancaman orang dewasa tetapi juga sudah masuk di kalangan anak kecil," kata Deng Ical.
Baca: Aliyah Mustika Sosialisasi Pencegahan dan Pengendalian HIV di Selayar
Acara yang dihadiri sekitar 30 peserta yang terdiri dari perwakilan OPD terkait, LSM dan NGO, menyadari tantangan berat untuk berkontribusi dalam penanggulangannya.
"Di sinilah pentingnya diadakan pertemuan agar dapat berbagi tugas dan tanggung jawab sesuai dengan tupoksi masing-masing," lanjut Deng Ical.
Menurutnya, cara paling efektif untuk menanggulangi penyebaran HIV dan AIDS adalah mengurangi lingkungan strategis peredarannya, dengan memperkuat kesadaran dan agama.
"HIV bukan sekadar aspek medisnya tetapi sudah sampai pada aspek aspek kultural bahkan bisa jadi peradaban," ujar Deng Ical, yang juga Ketua Harian KPA Kota Makassar.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/wawali_20181009_191536.jpg)