Gempa Bumi Palu
Update Gempa Palu: Demi Bertahan Hidup, Warga Donggala Jebol Kontainer Hanyut
Mereka bertahan dengan mencari makanan minimarket dan toko-toko serta meminta kepada pengguna jalan.
Penulis: Darul Amri Lobubun | Editor: Imam Wahyudi
Laporan Wartawan Tribun Timur, Darul Amri Lobubun
TRIBUN-TIMUR.COM, DONGGALA - Warga Donggala dan Palu terus berupaya untuk bertahan hidup pascadiguncang gempa Jumat pekan lalu.
Mereka bertahan dengan mencari makanan minimarket dan toko-toko serta meminta kepada pengguna jalan.
Fauziah (50), warga Desa Tosale, Kecamatan Banawa Selatan, Kabupaten Donggala, bahkan mencari makanan di sebuah kontainer yang hanyut diterjang tsunami.
"Ini pak kami cuma mengambil tepung saja untuk buat roti agar bisa makan," ungkap Fauziah kepada tribun, di pantai pesisir Donggala, Kamis (4/10/2018).
Fauziah bersama dua ponakannya dan sepupunya beserta warga yang lainnya, harus menjebol kontener dengan alat seadanya agar bisa mendapat tepung.
"Kami belum dapat bantuan logistik dari pemerintah kak, ini kami ambil bukan semuanya karena warga yang lain juga akan mengambil tepung," ujar Fauziah.
Saat ini, sudah berton-ton bantuan logistik dari seluruh daerah di Indonesia masuk ke Donggala dan Palu, Provinsi Sulteng.
Namun logistik belum dibagi secara merata sehingga masih banyak warga belum tersentuh bantuan tersebut.