Alasan Kades Minasa Baji Maros Kembali Bertarung di Pilkades
Menurutnya, dengan waktu jabatan dua periode, maka pembangunan Minasa Baji akan merata pada semua sektor
Penulis: Ansar | Editor: Suryana Anas
Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe
TRIBUN-TIMUR.COM, MAROS - Kepala Desa Minasa Baji, Bantimurung, Maros, Umar Bakkara, kembali bertarung pada periode keduanya, untuk melanjutkan program kerjanya.
Incumbent head to head dengan calon Kades lainnya, Abdul Azis. Keduanya berusaha maksimal untuk menjabat sebagai Kades Minasa Baji periode 2019-2024.
Umar mengaku memutuskan kembali bertarung, setelah mendapat dukungan dan restu dari tokoh masyarakat, Rabu (3/10/2018).
Pada periode pertama, masih ada program kerja yang tidak berjalan maksimal.
"Saya kembali bertarung, karena sebagian tokoh masyarakat sudah memberikan restu dan dukungan. Saya ingin memaksimalkan program untuk membenahi desa," kata pria kelahiran Maros, 8 Maret 1970 tersebut.
Menurutnya, membangun desa harus menggunakan waktu dua periode. Pembangunan yang berjalan pada periode pertama, baru bisa maksimal saat menjabat periode kedua.
Menurutnya, dengan waktu jabatan dua periode, maka pembangunan Minasa Baji akan merata pada semua sektor, termasuk infrastruktur, pengembangan SDM dan perekonomian.
"Satu periode belum cukup. Periode pertama, saya prioritaskan infratsktur antar dusun. Pada periode kedua, saya upayakan penunhkatan SDM dan ekonomi dengan memaksimalkan Bumdes," katanya.
Dia juga ingin melakukan penguatan lembaga yang ada di desa. Penjualan hasil bumi harus digencarkan untuk meningkatkan kesejahteraan warga.
Selama menjabat, angka kemiskinan warga Minasa Baji berkurang dibanding pada kepemimpinan sebelumnya.
"Minas Baji punya potensi pertanian. Kita juga akan mrmanfaatkan sungai, dengan budiyaya ikan tawar. Kita akan lakukan program pengemukan sapi untuk wargaa," katanya.
Dia berharap dukungan dan kembali menjabat pada periode kedua, demi memaksimalkan program kerjanya.
Umar menyampaikan, meski head to head, namun proses kampanye masih berjalan normal. Bahkan, dia masih menjalin komunikasi dengan rivalnya.
"Selama ini, proses kampanye masih normal. Kami terus komunikasi dengan warga dan menampung aspirasinya," katanya.
Dia berharap, Cakades Minasa Baji melakukan kampanye dengan baik, bukan malah saling menjelek-jelekkan. Cakades harus menawarkan program unggulan untuk dipilih.
"Tujuan kita sama-sama bagus. Kita jual program dan tidak melakikan kampamye hitam. Tetaplah pada koridor atau aturan," katanya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/umar-bakkara_20181003_123657.jpg)