Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Cegah Peredaran Narkoba di Kalangan Pelajar, Granat Kunjungi SMA Maros

Granat didampingi pengurus Duta Anti Narkoba Maros. Sebelumnya, mereka telah mendatangi beberapa sekolah di 11 kecamatan di Maros.

Penulis: Ansar | Editor: Nurul Adha Islamiah
Ansar/Tribunmaros.com
Granat bersosialisasi bahaya narkoba dari segi kesehatan dan hukum ke pelajar SMAN 1 Maros 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe

TRIBUN TIMUR.COM, MAROS - Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat) bersosialisasi bahaya narkoba dari segi kesehatan dan hukum ke pelajar SMAN 1 Maros, Jumat (28/9/2018).

Pada kegiatan tersebut, Granat didampingi pengurus Duta Anti Narkoba Maros. Sebelumnya, mereka telah mendatangi beberapa sekolah di 11 kecamatan di Maros.

Selain bahaya Narkoba ke pelajar, Granat juga mensosialisasikan pendaftaran Duta Anti Narkoba Maros angkatan kedua, sebagai rangkaian kegiatan jelang HUT ke 19 Granat pada 28 Oktober mendatang.

Ketua Panitia HUT Granat, Ramadhan Mukhtar mengatakan, SMAN 1 Maros menjadi sekolah terakhir yang dikunjungi oleh tim sosialisator.

Pasalnya, jadwal pendaftaran duta akan berakhir pekan ini dan akan langsung diseleksi.

"Kami awalnya menargetkan 14 kecamatan, tapi karena waktu ada tiga kecamatan yang tidak bisa kami datangi. Rencananya akan tetap kami lanjutkan usai seleksi duta," katanya.

Untuk pendaftaran duta, kata dia, masih akan tetap dibuka hingga hari seleksi pada Minggu mendatang.

Total pendaftar yang masuk saat ini sudah mencapai 87 orang dari berbagai kecamatan. Hanya saja, pendaftar didominasi oleh perempuan.

"Kondisi ini sama tahun lalu. Pria memang sedikit peminatnya. Tapi kita berharap di akhir masa pendaftaran ini masih ada yang mendaftar. Total pendaftar saat ini yang masuk ke email kami sebanyak 87 orang dari berbagai kecamatan," katanya.

Ramadhan mengaku, ada beberapa kecamatan yang pendaftarnya sangat minim. Seperti Mallawa, Tompobulu dan Moncongloe.

Sementara pendaftar terbanyak berasal dari kecamatan Mandai dan Turikale. Ia berharap, keterwakilan duta untuk kecamatan bisa segera terpenuhi.

Tahun ini, penerimaan Duta Anti Narkoba sedikit berbeda karena akan dilakukan berdasarkan keterwakilan 14 kecamatan.

Dimana akan ada 14 finalis atau sebanyak 28 orang yang akan berlaga meraih juara pertama dan juara lainnya.

Diharapkan, dengan perwakilan ini, upaya pencegahan bisa lebih efektif di 14 kecamatan di Maros.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved