Pisang Goreng ini Jadi Langganan Ketua DPRD Gowa hingga Pejabat Pemkab
Tak ada yang istimewa dari cara kerjanya. Adonannya juga tak jauh beda dengan adonan pisang goreng pada umumnya.
Penulis: Waode Nurmin | Editor: Anita Kusuma Wardana
Laporan Wartawan Tribun Timur Wa Ode Nurmin
TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA- Sekilas gambaran pisang goreng ini tampak biasa-biasa saja.
Tapi jangan salah, pisgor sesederhana ini justru jadi langganan tetap para pejabat di Gowa. Mulai dari Ketua DPRD hingga pejabat di lingkup Pemkab Gowa.
Dialah Nurhayati. Perempuan paru baya itu yang setiap hari bekerja sebagai koki di Kantin Kantor DPRD Gowa, Jl. Masjid Raya, yang membuatnya.
Tak ada yang istimewa dari cara kerjanya. Adonannya juga tak jauh beda dengan adonan pisang goreng pada umumnya.
Terigu dicampur garam dan diaduk dengan air. Penulis pernah menanyakan resepnya. Dan jawabannya demikian.
"Tidak adaji. Itu ji terigu tambah garam sedikit dan air. Potong jadi empat bagian dan goreng," jawabnya.
"Tapi kenapa bisa enak rasanya. Beda dengan pisgor biasanya," tanya tribungowa.com lagi penasaran.
Seperti yang penulis jelaskan di awal. Tak ada yang istimewa dengan pisgor ibu Nurhayati, kecuali Anda rasakan langsung.
Buktinya, selain ketua DPRD, Kabag Humas dan Kerjasama Pemkab Gowa juga jadi langganan.
Saking rasanya yang beda, pisgor ini pernah dipesan warga yang berdomisili di Perumahan Citra Garden Manggarupi.
"Biasa juga dipesan dari sana. Pesan pake gojek. Pegawai bank Sulselbar juga biasa beli disini," katanya.
Jadi penasaran dengan rasanya? Ke Kantin DPRD Gowa aja. Dijamin ketagihan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/pisang-goreng_20180906_164836.jpg)