Ampeta Minta Bupati Indah Copot Kadis PMD Luwu Utara
Aksi ini mereka lakukan sebagai bentuk kegelisahan terhadap banyaknya persoalan di desa yang tidak terselesaikan.
Penulis: Chalik Mawardi | Editor: Hasriyani Latif
Laporan Wartawan TribunLutra.com, Chalik Mawardi
TRIBUNLUTRA.COM, MASAMBA - Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani diminta mencopot Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Luwu Utara, Misbah.
Permintaan itu disampaikan Aliansi Mahasiswa Pemuda Luwu Utara (Ampeta) ketika demo di teras Kantor Bupati Luwu Utara, Jl Simpurusiang, Kelurahan Bone Tua, Masamba, Sulawesi Selatan, Jumat (31/8/2018) sore.
"Kami minta kepada bupati dalam hal ini Indah Putri Indriani mengganti Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa," teriak salah satu pendemo dalam orasinya.
Jenderal lapangan, Solichin Mansyur, mengatakan aksi ini mereka lakukan sebagai bentuk kegelisahan terhadap banyaknya persoalan di desa yang tidak terselesaikan, terutama penggunaan dana desa.
Baca: Dinas PMD Sulsel Tanggapi Rencana Penundaan Pilkades di Takalar
Baca: Soal Perda Domisili Cakades Minimal Setahun, Dinas PMD Maros: Sudah Gugur
"Kami melihat desa yang ada di Luwu Utara sebagian besar telah terindikasi masuk zona merah. Salah satunya Desa Takkalala, hanya saja dinas terkait (PMD) seakan mendiami kondisi yang terjadi," katanya.
Puluhan pendemo dalam aksi ini turut meminta PMD melakukan pembinaan kepada setiap kepala desa serta melakukan pengawasan terhadap pembangunan infrastruktur desa.
"Juga mengeluarkan kebijakan terkait harga satuan lokal yang ada desa dan meminta kepala Dinas PMD agar tertib administrasi sesuai fungsi dan pokoknya," tutur Solichin yang juga ketua Persatuan Mahasiswa Indonesia Luwu Utara (Pemilar).(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/aliansi-mahasiswa-pemuda-luwu-utara-ampeta-demo-di-teras-kantor-bupati-luwu-utara_20180831_190006.jpg)